Berita

j. kristiadi

J. Kristiadi: SBY harus Membuat Terobosan Politik

SABTU, 10 MEI 2014 | 18:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kenaikan suara Partai Demokrat dari sebelumnya 9% menurut hitung cepat beberapa lembaga survei menjadi sebesar 10,19% berdasarkan perhitungan resmi KPU memang penting. Namun yang paling penting adalah niat dari SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Demikian disampaikan pengamat politik senior yang juga peneliti dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) J. Kristiadi dalam siaran pers yang diterima petang ini (Sabtu, 10/5).

Menurutnya, satu-satunya cara yang bisa dilakukan SBY saat ini adalah melakukan terobosan baru. Hal itu tergantung apakah SBY punya niat atau tidak untuk melakukannya.


"Terobosan yang bisa dilakukan SBY bukan merapat pada salah satu kubu besar saat ini yakni Jokowi atau Prabowo, tapi mencalonkan tokoh baru yang menggambarkan terobosan politik," imbuhnya.

Dalam amatannya, ada peserta konvensi yang dapat menjawab kebutuhan terobosan baru politik tersebut.

"SBY bisa buat terobosan kalau ia mencalonkan Anies Baswedan. Mencalonkan Anies berarti SBY sedang membuktikan ia keluar dari figur yang itu-itu saja. Mendobrak kebekuan politik saat ini," tegas Kristiadi.

Ia juga menambahkan faktor elektabilitas yang kerap menghalangi majunya Anies juga bukan sebuah masalah yang tak bisa diatasi. Karena menurutnya sebenarnya, elektabilitas Anis naik lumayan meski tidak punya apa-apa. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya