Berita

Gita Wirjawan

Gita Mempunyai Keunggulan Komplementatif Terbaik

RABU, 07 MEI 2014 | 20:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia memiliki sejumlah tokoh-tokoh potensial dari kalangan muda, yang memiliki indeks personal, kompetensi dan pengalaman unggul, seperti mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Ketua Bappilu Hanura Hari Tanoesoedibjo, Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y. Thohari, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud M.D.

"Sangat disayangkan jika mereka ini tidak diperhitungkan dan diberi peran untuk memajukan Indonesia ke depan," jelas Direktur Eksekutif IndoStrategi Andar Nubowo dalam diskusi "Pilpres dan Tantangan Lokal-Global Indonesia 2014-2019" di Galeri Cafe, TIM Jakarta (Rabu, 7/5).

Menurutnya, tokoh-tokoh tersebut layak untuk diusung sebagai calon presiden atau calon wakil presiden mengingat tantangan Indonesia lima tahun mendatang sangat kompleks. Di tingkat nasional, kita masih akan berhadapan pada sejumlah persoalan klasik di antaranya; korupsi, lemahnya penegakan hukum, kemiskinan, biaya pendidikan dan kesehatan yang mahal, serta konflik horozontal.


Sementara di tingkat global, Indonesia diperkirakan akan lebih banyak menghadapi percaturan di bidang ekonomi antar-negara. Tahun depan misalnya, negara berpenduduk sekitar 245 juta jiwa ini ditantang untuk memainkan peran penting di pusaran pasar bebas antar negara di Asia Tenggara, yaitu Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community) 2015.  Selain itu, daya saing ekonomi Indonesia di lingkungan global masih terbilang rendah.

"Mereka adalah putera-putera terbaik bangsa yang diharapkan dapat berkontribusi besar bagi pemajuan bangsa dan negara Indonesia ke depan," ungkap Andar, alumni Ilmu Politik Ecole des Hautes Etudes en Sciences Sociales (EHESS) Paris Perancis ini.

Andar mengungkapkan demikian karena tokoh-tokoh muda tersebut diyakini punya kemampuan untuk mengatasi tantangan di atas. Gita Wirjawan misalnya. Menurutnya, jika dibandingkan dengan tokoh lainnya, Gita Wirjawan memiliki keunggulan komplementatif terbaik. Karena Gita seorang profesional yang memiliki kompetensi yang baik di bidang ekonomi dan hubungan internasional.

"Pengalaman luar negerinya banyak, karena berlatar pendidikan luar negeri dan sempat berkarir di luar negeri, menangani perusahaan-perusahaan besar multinasional. Menguasai ilmu ekonomi makro dan mikro. Kelihaian manajerialnya tidak diragukan lagi. Pengalaman kerjanya di birokrasi sebagai ketua BKPM dan Menteri Perdagangan memberinya nilai lebih sebagai seorang administrator," demikian Dosen FISIP di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya