Berita

prabowo/net

Puteri Wiji Thukul Tantang Prabowo untuk Jujur

RABU, 07 MEI 2014 | 19:34 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Puteri Wiji Thukul, Fitri Nganthi Wani, dan keluarganya masih belum percaya bahwa ayahnya, Wiji Thukul, sudah tiada.

Harapan bahwa ayahnya masih hidup itu yang membuat dia dan ibundanya, Sipon, masih bergerak mencari keadilan demi mengetahui kondisi ayahnya yang hilang menjelang jatuhnya rejim Orde Baru.

"Bapak saya itu cuma menulis buku harian, berupa puisi, atas apa yang terjadi di sekitarnya. Betapa konyolnya cuma begitu, bapak saya dihilangkan," ujar Fitri di Jakarta (Rabu, 7/5).


Fitri Nganthi Wani pun menantang Prabowo Subianto untuk jujur soal penculikan para aktivis di kurun waktu 1997-1998.

"Mungkin ada pihak yang membela dia (Prabowo), bahwa dia tak melakukannya. Tapi ayo berani dong bicara. Katakan bahwa dia siap diadili dan siap bertanggungjawab di depan umum," tegas Fitri.

Dia menilai bahwa Prabowo dan Kivlan Zen, dua nama tokoh yang belakangan diduga terkait peristiwa hilangnya aktivis di 1997-1998, tak pernah berpikir dewasa. Bahkan, Fitri menganggap keduanya selalu arogan, namun sekaligus pengecut.

"Jangan arogan terus. Mereka harus tegas. Jangan permainkan banyak pihak. Baik keluarga, atau Komnas HAM. Tak usahlah publik dibohongi dengan iklan miliaran rupiah yang mereka buat," jelas Fitri.

Pada kesempatan itu, dia juga berharap Prabowo Subianto, sebelum maju sebagai capres di Pilpres 2014, bersedia menyelesaikan seluruh permasalahan yang dia hadapi, termasuk soal penculikan aktivis. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya