Berita

hatta rajasa/net

Hatta Berharap Unsri Jadi Pusat Peradaban Seperti Masa Kerajaan Sriwijaya

RABU, 07 MEI 2014 | 13:23 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa berharap kejayaan kerajaan Sriwijaya bisa dikembalikan lewat studi di kampus-kampus.

"Jika kita melihat sejarah pada abad ke tujuh silam ada pusat peradaban kerajaan Sriwjaya. Tak hanya bagi masyrakat Sumatera Selatan, tapi pengaruhnya tak hanya sampai Sumatera Selatan melainkan kawasan Asia hingga Madagaskar," katanya saat memberikan kuliah umum bertajuk 'Sosialisasi Kebijakan/Program Pengembangan Kewirausahaan Nasional (Technopreneur Camp VI)' di kampus Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumsel, Rabu (7/5).

Hatta pun mengulas kemunculan kerajaan Sriwijaya pada abab ke-7. Kemudian kerajaan Majapahit di abad 14. Ia yakin siklus tujuh abad bukan kebetulan.


"Tujuh abad setelah Majapahit momentumnya sekarang, yakni abad ke 21," terang Hatta.

Siklus tujuh abad itu, menurut Hatta, bertepatan juga dengan masuknya periode Asean Economic Community di akhir 2015 nanti. Untuk itulah ia mengajak para generasi muda agar memperkuat ekonomi, pertahanan dan keamanan  juga sumber daya Manusia (SDM).

"Generasi muda Indonesia, termasuk mahasiswa Unsri harus menang dalam kompetisi, jadi manusia unggul, jadi technopreuner yang kedepankan inovasi dan iptek," imbuh Hatta yang juga ketua umum Partai Amanat Nasional.

Saat ini hanya sekitar delapan persen generasi muda yang masuk perguruan tinggi. Pemerintah pun menargetkan angka ini bisa meningkat hingga 20 persen.

"Semoga Universitas Sriwijaya ini jadi pusat peradaban juga seperti masa Kerajaan Sriwijaya," harapnya.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya