Berita

Publika

Skala Marwah Golkar di Tiga Era Kepemimpinan

SELASA, 06 MEI 2014 | 20:22 WIB

PERBANDINGAN persentase kepemimpinan Golkar Aburizal Bakrie dengan di saat kepemimpinan Akbar Tandjung, sangat jauh berbeda sekali. Akbar berhasil memenangkan partai Golkar di 2004, sukses menjalankan catur sukses untuk partai dan berani mencalonkan Wiranto berpasangan dengan Sholahuddin Wahid dalam Pilpres 2004 walaupun belum berhasil, akan tetapi itu merupakan sikap ksatria seorang politikus sejati.

Kepemimpinan Aburizal Bakrie dengan Jusuf Kalla merupakan plus minus yang sangat dekat sekali. Jusuf Kalla saat kepemimpinannya menempatkan Golkar di nomor dua dalam Pemilu 2009 dengan angka persentase 14,70 persen, sedangkan era kepemimpinan Aburizal bakrie itu 14.30 persen di nomor dua juga dalam pemilu 2014 baru-baru ini.

Jika dilihat, JK masih lebih ksatria dibandingkan Aburizal Bakrie dikarenakan JK berani maju sebagai capres pada Pemilu 2009 berpasangan dengan Wiranto yang sebagai wapresnya.


Jadi melihat fenomena kali ini bahwa partai Golkar sebagai pemenang kedua dalam Pemilu 2014 akan tetapi Aburizal bakrie selaku ketua umumnya yang telah lama bernafsu maju RI 1 dan telah digadang-gadang dalam deklarasi 2012 untuk sebagai capres, yang dimuat di seluruh media lokal, nasional maupun internasional, mundur sebagai second player Prabowo Subianto. Dinamika ini sangatlah memalukan bagi partai Golkar. Marwah Golkar tergadaikan untuk kepentingan sang ketua umum tersebut.

Politik memang pada intinya mengejar kekuasaan untuk agar dapat menerapkan kebijakan. Akan tetapi, ada juga dalam politik yang perlu dijaga yaitu etika politik itu sendiri. Sampai saat ini semua masyarakat tidak habis pikir akankah Prabowo Subianto mau berpasangan dengan Aburizal Bakrie, yang penuh kontroversi masalahnya dalam republik ini. Akankah Prabowo sebagai seorang pensiunan jenderal Komando Strategi Militer, yang punya rekam jejak ide-ide cemerlang dalam mengambil kebijakan strategi untuk memenangkan pertarungan di medan laga perang, harus berpasangan dengan sosok yang tidak disukai atau diminati rakyat republik ini.

Tentu Prabowo akan lebih punya sikap terbaik itu sendiri, karena ini juga menyangkut marwah dirinya sebagai seorang Jenderal atau Ksatria.

Jika memang keinginan Prabowo ingin mengambil kader dari Partai Golkar, lebih baik meminang Akbar Tandjung, yang mempunyai rekam jejak jumlah massa pendukung terbanyak di Partai Golkar itu sendiri maupun di eksternal kepartaian.

Akbar merupakan kartu As terbaik, bagi siapapun calon presiden yang bersanding dengannya. Dia bisa membawa pertarungan Pilpres 2014 itu menjadi satu putaran semata. Karena seluruh Stakholder Lumbung-Lumbung mahasiswa/i, petani, nelayan dan buruh sudah siap untuk mendukung Akbar dalam skala nasional.


Djafar Ruliansyah Lubis
Ketua Umum DPP Laskar Pergerakan Intelektual Muda Indonesia (LPIMI)


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya