Berita

Bisnis

Telkom Jadi Perusahaan Idaman Publik

RABU, 30 APRIL 2014 | 19:53 WIB | LAPORAN:

PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) meraih penghargaan sebagai “Indonesia Most Admired Companies” dari Warta Ekonomi. Selain itu, anak perusahaan Telkom, PT. Telekomunikasi Indonesia Selular (Telkomsel) dinobatkan sebagai Indonesia Most Admired Companies untuk kategori Industri Telekomunikasi dan CEO Telkomsel, Alex J. Sinaga dinobatkan sebagai Indonesia Most Admired CEO untuk kategori Industri Telekomunikasi.

Penghargaan tersebut diserahkan Pemimpin Redaksi Majalah Warta Ekonomi kepada Direktur Enterprise & Business Service Muhammad Awaludin dan CEO Telkomsel, Alex J. Sinaga  di Jakarta, tadi malam. Penghargaan Most Admired Companies merupakan penghargaan untuk Perusahaan dan CEO yang diidam-idamkan oleh publik.

"Penghargaan ini merupakan apresiasi atas segala upaya peningkatan layanan Telkom Group sejalan dengan transformasi perusahaan. Kami juga berterima kasih, mengingat upaya Telkom Group tersebut dipersepsi dan diapresiasi cukup baik oleh publik," kata Awaluddin.
Penghargaan “Indonesia Most Admired Companies 2014” ini merupakan penyelenggaraan yang ke-13 sejak tahun 2001.

Penghargaan “Indonesia Most Admired Companies 2014” ini merupakan penyelenggaraan yang ke-13 sejak tahun 2001.

Dalam malam anugerah itu, Telkom juga meraih penghargaan serupa sebagai  Indonesia Most Admired Companies 2014 versi majalah Fortune Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang mampu memberikan kinerja yang gemilang, baik dari segi finansial maupun operasional. Pada 2013, Telkom berhasil mencatat pendapatan Rp 82,9 triliun atau tumbuh 7,5 persen dengan laba bersih sebesar Rp 14,2 triliun atau tumbuh 10,5 persen.

Untuk tahun 2014 Telkom tetap akan fokus kepada tiga mesin pertumbuhan melalui tiga program utama yaitu, memperkuat bisnis seluler melalui Telkomsel, memperkuat bisnis broadband melalui program Indonesia Digital Network (IDN) 2015 dan ekspansi bisnis ke luar negeri melalui program International Expansion.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya