Berita

Perayaan Hari Buruh harus Digelar Secara Kreatif dan Produktif

RABU, 30 APRIL 2014 | 16:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Asosiasi buruh diminta untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan dan melakukan komunikasi dengan perusahaan dan pemerintah dalam mengusahakan kesejahateraan anggotanya. Pasalnya, buruh adalah salah satu aset penting negara dan perusahaan dalam menggerakan roda ekonomi.

"Buruh adalah bagian utama dari angkatan kerja Indonesia. Oleh karenanya buruh harus sejahtera supaya bisa tetap produktif dalam menggerakan roda ekonomi Indonesia," jelas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo dalam siaran persnya (Rabu, 30/4).

Terkait usaha meningkatkan kesejahteraan buruh, harus dilakukan dengan cara-cara damai. Menurut mantan KSAD ini, usaha-usaha meningkatkan kesejahteraan buruh utamanya harus dilakukan melalui komunkasi dengan perusahaan dan pemerintah.


"Industri padat karya masih akan menjadi tumpuan negara untuk menyerap tenaga kerja dan mengurangi tingkat kemiskinan. Komunikasi damai antara pemilik perusahaan, pemerintah dan asosiasi buruh diharapkan bisa menjebatani kebuttuhan buruh dan mencari solusi atas permasalahan perburuhan yang ada," lanjut Edhie.

Selanjutnya Edhie mengimbau buruh untuk melakukan peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh besok (Kamis, 1/5) dengan cara-cara produktif dan tidak meresahkan masyarakat.

"May Day bisa saja diperingati dengan cara menggelar tausiah, pembersihan lingkungan secara bersama, atau kegiatan lain yang kreatif dan produktif. Apapun yang dilakukan untuk memperingati perayaan Hari Buruh jangan sampai meresahkan masyarakat," tutup Edhie. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya