Berita

mahmoud abbas/net

Dunia

Mahmoud Abbas: Saya Akan Tetap Mengakui Israel!

MINGGU, 27 APRIL 2014 | 16:01 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Otoritas Nasional Palestina Mahmoud Abbas mengaku bahwa pihaknya serius dan tetap berkomitmen untuk melakukan perundingan damai dengan Israel yang didukung Amerika Serikat.

Komentar Abbas ini muncul di tengah kekhawatiran AS tentang rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas. Fatah merupakan kelompok yang dimotori Abbas, sedangkan Hamas adalah kelompok Islam yang bersikukuh akan menghancurkan Israel. Barat bahkan menyebut Hamas sebagai organisasi teroris.

Isu rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas sempat membuat Presiden AS Barack Obama "ngambek" dan mengatakan akan mempertimbangkan kembali bantuan bernilai ratusan juta dolar pada Palestina. Menjawab keraguan Obama itu, Abbas menjawab dengan lantang bahwa pemerintah Palestina berada di bawah komandonya dan akan selalu mengakui keberadaan Israel.


"Pemerintahan berada di bawah komando saya dan kebijakan saya. Saya mengakui Israel dan akan tetap mengakui Israel! Saya menolak kekerasan dan terorisme," kata Abbas, seperti dilansir dari Reuters (Minggu, 27/4).

Atas pernyataan Abbas, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu segera membuat komentar yang mengatakan tidak akan mengubah keputusannya jika Palestina berdamai dengan Hamas.

"Itulah trik tertua di buku. Kami tidak akan bernegosiasi dengan pemerintah Palestina yang didukung oleh Hamas," jelas Netanyahu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya