Berita

Dunia

Lebih dari 100 Ribu Orang Tewas Akibat Banjir Bandang Afghanistan

MINGGU, 27 APRIL 2014 | 13:15 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Afghanistan mengkonfirmasi bahwa jumlah korban tewas meningkat dampak banjir bandang
yang terjadi di wilayah utara negara tersebut.

Dari hasil laporan yang diterima, lebih dari 100 orang tewas dan banyak lainnya yang masih dinyatakan hilang.

"Kami memiliki lebih dari 100 orang tewas dan puluhan lainnya hilang akibat banjir bandang di empat provinsi," ujar pihak berwenang BNPB Afghanistan, Mohammad Sadeq Sediqqi, seperti dilansir AFP (Minggu, 27/4).

"Kami memiliki lebih dari 100 orang tewas dan puluhan lainnya hilang akibat banjir bandang di empat provinsi," ujar pihak berwenang BNPB Afghanistan, Mohammad Sadeq Sediqqi, seperti dilansir AFP (Minggu, 27/4).

Empat provinsi tersebut diantaranya Jowzan, Faryab, Sar-e-Pul, dan Badghis.

Kementerian Pertahanan Afghanistan juga telah mengirimkan dua helikopternya di Provinsi Jowzjan untuk mengevakuasi lebih dari 1.000 orang ke daerah yang lebih tinggi.

Sementara itu, pemerintah provinsi Faryab mencatat hampir 2 ribu rumah hanyut dan lebih dari 8 ribu ternak tewas akibat banjir bandang yang terjadi pada Kamis lalu (24/4).

Untuk saat ini, Badan Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyatakan bahwa air bersih, obat-obatan, makanan, dan tempat tinggal sangat diperlukan untuk membantu para korban.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya