Berita

andi saiful haq

Orang yang Tidak Senang Kehadiran HT di Hanura Mulai Terendus

JUMAT, 25 APRIL 2014 | 20:01 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Desakan agar Hary Tanoe mundur dari Hanura karena dinilai tidak memiliki strategi khusus untuk menjadikan partai tersebut sebagai pemenang Pemilu 2014 tidak bisa dianggap remeh. Karena tudingan yang disampaikan Wakil Sekjen DPP Partai Hanura, Kristiawanto itu dinilai punya maksud dan tujuan serius.

Pernyataan Kristiawanto itu sebagai serangan yang dilancarkan untuk mencederai ketulusan sikap Ketua Umum Hanura Wiranto dan Ketua Bapilu yang juga Ketua Umum Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoe.

"Pasti ada pihak yang tidak senang dengan hadirnya HT di Hanura. Mereka tidak bisa bermain-main jika ada HT disana," kata Wakil Ketua Umum Perindo Andi Saiful Haq kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Jumat, 26/4).


Aktivis dan pengurus Perindo sangat kecewa atas pernyataan Kristiawanto tersebut. Sebab sebagai Ketua Bapilu, Hary Tanoe sudah melakukan semua cara agar Hanura mendapat hasil yang maksimal dalam Pemilu 2014. (Catat, Suara Hanura hanya 1,5 Persen Sebelum HT Bergabung)

"Pak Wiranto saya pikir harus memberikan teguran keras pada yang bersangkutan," ungkapnya.

Lebih jauh Saiful Haq menjelaskan, Bos MNC Grup itu tidak ada tendensi apapun untuk kepentingan pribadi ketika memutuskan bergabung ke Hanura. Dia bergabung karena melihat ketulusan dan kejujuran Wiranto.

"Janganlah kemudian dicederai dengan pernyataan yang tidak bertanggungjawab. Karena apa yang sudah disepakati secara politik, tidak bisa diperdebatkan secara estetik apalagi moral," demikian bekas aktivis pergerakan ini. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya