Berita

Gamawan Fauzi

Wawancara

WAWANCARA

Gamawan Fauzi: Pasti Saya Bersedia Dipanggil KPK Bila Diperlukan Memberi Keterangan

JUMAT, 25 APRIL 2014 | 08:56 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mendukung penuntasan kasus dugaan korupsi KTP elektronik atau e-KTP di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dikdukcapil) Kemendagri.

“Saya menghormati keputusan KPK. Sejauh yang saya tahu, KPK sangat profesional. Jadi, kita harus mendukung proses hukum tersebut,” ujar Gamawan kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diketahui, Selasa (22/4), KPK menetapkan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dikdukcapil Kemendagri, Sugiharto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP.


Sugiharto merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek bernilai Rp 6 triliun tersebut. KPK masih mengembangkan penyidikan kasus ini untuk menjerat pihak lain.

“Bukan berarti hanya ada satu tersangka dalam kasus ini. Kasus ini kan pasti dikembangkan,” ujar Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jakarta, Selasa (22/4).
Gamawan Fauzi selanjutnya mengaku belum mengetahui detail perkara yang menjerat bawahannya.

“Silakan proses hukum berjalan, kami akan membantu apa yang dibutuhkan KPK. Sampai saat ini, saya tidak tahu apa dugaan terhadap yang bersangkutan,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

 Selama ini Anda sangat yakin proyek e-KTP berjalan sesuai prosedur, kok sekarang sudah ada tersangka, ini bagaimana?

Sampai saat ini, saya tidak tahu apa dugaan terhadap yang bersangkutan. Mari kita menghormati keputusan KPK, mendukung proses hukum tersebut.

Berarti, kasus ini luput dari pengawasan?

Soal pengawasan, setiap tahun kan diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Saya belum bisa memberi penjelasan, karena belum menggetahui apa dugaan terhadap yang bersangkutan.

 Bagaimana kalau Anda dipanggil KPK, apa siap?
Bila diperlukan memberikan keterangan, pasti saya bersedia dipanggil KPK. Itu kewajiban sebagai warga negara yang baik.

Menurut KPK, kasus ini masih terus dikembangkan. Bagaimana jika kasus ini menjerat pejabat lain di Kemendagri?
Serahkan saja kepada KPK. Silakan proses hukum berjalan, semua harus mentaatinya. Saya meminta semua pihak menghormati proses hukum dan membantu KPK mengusut kasus tersebut.

Beberapa bulan lalu, Anda melaporkan pengacara Nazaruddin, Elza Syarief, terkait kasus ini. Bagaimana perkembangan laporan itu?
Sampai sekarang pengaduan saya masih belum dilanjutkan prosesnya. Kata kepolisian, mereka masih menunggu izin KPK untuk memeriksa Nazaruddin. Saya masih menunggu prosesnya. ***

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya