Berita

Wawancara

PKB Yakin Keputusan Koalisi Bermaslahat

RABU, 16 APRIL 2014 | 16:18 WIB | LAPORAN:

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku belum menentukan mitra koalisi untuk mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.

Ketua DPP PKB Marwan Jafar mengatakan, penentuan mitra koalisi akan ditentukan dalam rapat pleno pembahasan.

"Jadi, ya seperti itu dan sepanjang memungkinkan, akan kita lakukan pembahas secara mendalam," katanya saat dihubungi, Rabu (16/4).


Menurut Marwan, keputusan mitra koalisi bisa juga ditentukan dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas). Namun, mekanisme ini masih diagendakan lantaran masih menunggu hasil perolehan suara PKB pada 9 April lalu.

"Jadi, kita belum agendakan kepastiannya kapan. Teman-teman di daerah masih sibuk semua. Jadi, masih kita tahan dulu pelaksanaannya (Rapimnas) sampai kita betul-betul lihat situasi (hasil real count) di KPU," ujarnya.

Marwan memastikan, partainya akan mengikuti arahan Ketua Umum Muhaimin Iskandar dalam menentukan mitra koalisi. Termasuk juga meminta petunjuk dari para kiai sepuh Nahdlatul Ulama.

"PKB solid di bawah komando ketua umum. Apapun, kita diskusikan secara mendalam. Nanti mengerucutnya ke mana PKB tetap solid. Jadi, keputusan nanti solid, diumumkan oleh pak Muhaimin sendiri," bebernya.

Marwan yakin, keputusan koalisi yang diambil Muhaimin Iskandar akan memberi maslahat untuk PKB dan tidak menimbulkan friksi di internal. Lantaran juga meminta petunjuk dari para kiai sepuh Nahdlatul Ulama.

"Semua didiskusikan bersama beliau (Muhaimin). Hasilnya seperti apa, nanti akan diumumkan," jelas Marwan yang juga anggota Komisi VI DPR.[wid]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

KKB dan Ancaman Nyata terhadap Kemanusiaan di Papua

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:59

Telkom Turunkan 20 Ribu Personel Amankan Layanan Telekomunikasi

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:40

Salat Id Sambil Menikmati Keindahan Gunung Sumbing dan Sindoro

Jumat, 20 Maret 2026 | 05:19

PKS Minta DPR dan Pemerintah Rombak APBN 2026

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:55

Ketika Gerakan Rakyat Kehilangan Akar

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:35

BGN Perketat Pengawasan Sisa Pangan dan Limbah MBG

Jumat, 20 Maret 2026 | 04:15

Tokoh Perempuan Dorong Polri Telusuri Dugaan Aliran Dana Asing

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:59

Arsitek Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Timor Leste

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:33

Pertemuan Prabowo-Megawati Panggilan Persatuan di Tengah Kemelut Global

Jumat, 20 Maret 2026 | 03:13

Pengamanan Selat Bali

Jumat, 20 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya