Berita

ryamizard-jokowi

Koalisi Jokowi-Ryamizard dalam Saksi Pernikahan Bisa Bersambung ke Pilpres?

SENIN, 14 APRIL 2014 | 06:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sejak beberapa waktu lalu,  mantan KSAD Ryamizard Ryacudu santer dikabarkan menjadi salah satu kandidat cawapres Jokowi. Minggu kemarin (13/4), Ryamizard Ryacudu bertemu dengan Jokowi. Keduanya menjadi saksi pernikahan anak dari mantan politisi Demokrat Sys NS di Hotel Bidakara, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan.

Ada yang menilai, keakraban ini bisa menjadi sinyal positif Jokowi akan berpasangan dengan Ryamizard dalam Pilpres. Meski demikian, Jokowi sendiri masih enggan berkomentar banyak soal sosok sosok Ryamirzard.

"Rahasia," kata Jokowi. Tak hanya itu, Gubernur DKI Jakarta itu juga merahasiakan lima kandidat bakal calon lima nama calon pendampingnya sebagai Calon Wakil Presiden.


Namun yang jelas, Jokowi menyatakan ada dari unsur ekonom, militer, politikus. "Ada yang partai, ada yang bukan, ada yang dari partai islam, usianya ada di atas (saya), ada yang lebih muda (usia saya). Nantilah, sabar," ujar Jokowi.

Sementara itu, Ryamizard saat ditanya kesiapannya menjadi pendamping Jokowi juga tak berkomentar banyak. Diungkapkannya, dirinya tak pernah berharap-harap soal jabatan apapun termasuk menjadi cawapres. Meski demikian ia menegaskan, sebagai mantan prajurit TNI dirinya selalu siap dengan tugas apapun yang diberikannya.

"Sama halnya dulu waktu saya aktif di TNI, saya selalu siap untuk ditugaskan dimana saja. Saya hanya berfikir kerja dan kerja," ujarnya.

Soal hubungannya dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), khususnya dengan Megawati Soekarnoputri, Ryamizard mengaku selama ini baik-baik saja. Komunikasi yang terjalin pun cukup baik. Namun, ucapnya, komunikasi yang terjalin selama ini tak pernah berkaitan dengan hal politik. Sebab baginya, menjalin hubungan silaturahmi dengan siapapun memang menjadi kewajiban bagi setiap umat manusia.

"Saya sudah lama kenal dengan bu Mega, hubungan dan komuikasi juga selama ini terjalin dengan baik. Tapi komunikasi selama ini tak pernah menyinggung soal urusan politik," tandas Ryamizard. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya