Berita

Aswanto

Wawancara

WAWANCARA

Aswanto: Saya Prediksi Sengketa Pemilu 2014 Tidak Sebanyak Pemilu Sebelumnya

KAMIS, 10 APRIL 2014 | 09:18 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mahkamah Konstitusi (MK) sudah memberikan pelatihan kepada parpol bila  mengajukan keberatan terhadap hasil pemilu.

“Kami telah sampaikan mengenai mekanisme beracara di MK. Mulai dari segi regulasi dan tehnis penyampaian, sampai teori tentang sengketa pemilu dan praktik penyusunan permohonan sengketa pemilu,” kata Hakim MK Aswanto kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

MK, lanjutnya, siap  menghadapi berbagai sengketa Pemilu 2014.


“Secara pribadi pemahaman terhadap regulasinya sudah cukup. Insyaallah sudah siap dan tidak ada masalah. Hanya saja, kami harus mempersiapkan fisik yang prima,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Apa saja persiapan MK dalam menghadapi sengketa pemilu?
Ini sudah kami antisipasi dari jauh-jauh hari, mulai dari eksternal MK.

Maksudnya pelatihan internal MK?

Kami menyempurnakan manajemen persidangan dan mengadakan diklat bagi pegawai MK. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir terjadinya praktik suap dalam sengketa pemilu. Misalnya MK memberlakukan aturan yang membatasi pertemuan atau interaksi antara pihak pemohon dan petugas MK. Peraturan baru ini melarang pemohon masuk ke ruang verifikasi.

Adakah perbedaan dengan sidang sengketa tahun 2009?
Sengketa Pemilu 2009 dilakukan dengan 3 panel sidang. Masing-masing majelis menangani perkara yang sama (dapil yang sama) dengan pemohon yang berbeda.

 Misalnya, 10 partai berbeda memperebutkan dapil yang sama ditangani majelis panel yang berbeda.

Sedangkan Pemilu 2014 akan dilaksanakan per dapil atau bisa juga per wilayah.

Misalnya, panel 1 menangani wilayah Indonesia bagian timur, panel 2 Indonesia bagian tengah, dan panel 3 Indonesia bagian barat atau bisa juga dilakukan per provinsi atau dapil.

Berapa sengketa Pemilu 2009?

Pada Pemilu 2009, terdapat 380 sengketa yang ditangani oleh MK. Semuanya diselesaikan.

Apa sengketa tahun ini akan menurun atau meningkat?
Saya prediksikan jumlahnya tidak sebanyak Pemilu 2009. Sebab, persiapan pihak-pihak terkait sudah sangat baik dalam pelaksanaan Pemilu 2014.

Selain itu, jumlah partai yang menjadi peserta pemilu tidak terlalu banyak. Saya berharap sengketa pemilu tidak banyak.

Dengan sembilan hakim MK, apa sudah cukup menangani sengketa pemilu?

Saya kira sembilan hakim sudah proporsional. Dibagi menjadi tiga panel.  Kami sangat siap menghadapi persidangan sengketa pemilu.

Bagaimana caranya agar tidak ada berkas yang menumpuk di MK?
Kalau ada hal yang sangat penting, saya bawa ke rumah berkas tersebut untuk dipelajari. Mudah-mudahan tidak ada tumpukan berkas kasus di MK. Karena tidak bisa mengulur waktu putusan. Semuanya sudah ditentukan.

Contohnya sengketa pilkada, paling lambat 14 hari kerja sudah harus ada hasilnya. Sedangkan pemilu paling lambat 30 hari sudah ada putusannya. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya