Berita

ilustrasi/net

DPD RI Harus Dipenuhi Orang yang Punya Visi Jelas

SELASA, 08 APRIL 2014 | 13:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Hingga saat ini, peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dirasa sangat minim.

Karena itu butuh kreatifitas dari para anggota DPD untuk menyuarakan aspirasi rakyat. Dan karena itu juga, DPD harus dipenuhi orang-orang yang memang punya visi jelas dalam membawa aspirasi daerah untuk diperjuangkan di parlemen.

"Orang yang pantas duduk di DPD juga harus orang yang mengerti tanggungjawab sebagai warga negara untuk memperjuangkan hak-hak warga. Jangan karena perannya kecil, sehingga tidak berbuat banyak. Jangan kita memberikan kesempatan kepada orang-orang yang hanya mencari pekerjaan atau jabatan sebagai anggota DPD," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Anton Supit, beberapa saat lalu (Selasa, 8/4).


Terkait dengan calon-calon DPD dari daerah pemilihan Jakarta, Anton belum bisa menilai apakah sudah sesuai dengan harapan publik atau tidak. Namun memang dari nama-nama yang sudah beredar belum terdengar kiprahnya untuk menyampaikan asipirasi warga Jakarta.

"Bahkan saat ini dari daftar calon, yang terlihat kiprahnya hanya satu-dua orang saja," tegasnya.

Di antara calon yang sudah berkiprah itu, ungkap Anton, adalah Heru Juwono. Heru sudah berkibar dan terbukti konsisten memperjuangkan eksistensi pedagang kaki lima.

"Saya kira ini satu modal untuk dia, apalagi di Jakarta tempatnya pedagang kaki lima. Salah satu Heru yang layak dipilih," tandasnya seraya menyatakan dukungan ini datang dari diri sendiri bukan atas nama institusi. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya