. Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat untuk Keadilan Indonesia (Gerak Indonesia) melakukan aksi di kantor DPD Partai Demokrat. Mereka mendesak agar Demokrat memecat anggota DPRD DKI Jakarta, Monica Wilhemina Wenas.
"Pecat Monica dalam dugaan mafia calo anggaran. Kami juga meminta agar aparat penegak hukum untuk menangkap dan mengadili Monica," kata Koordiantor Aksi, Noval, dalam orasinya di depan Gedung DPD Demokrat Jakarta, di Rawamangun, Jakarta Timur (Senin, 7/4).
Noval juga mengingatkan SBY yang dalam orasi politiknya berjanji tidak akan pandang bulu dalam memberantas korupsi. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi Demokrat untuk tidak memecat Moncia yang saat ini menjabat sebagai Bendahara DPD Demokrat DKI.
"Pecat sekarang juga Monica sebagai anggota DPRD maupun kader partai Demokrat," pinta Noval.
Noval menambahkan 9 April, Rabu lusa warga Jakarta akan memilih para wakilnya di DPRD nanti. Mengingat Monica adalah caleg DPRD maka Gerak Indonesia meminta warga di Dapil DKI 4 untuk tidak memilih Monica sebagai Anggota DPRD periode 2014-2019.
"Mendesak KPK untuk mengusut sampai tuntas calo anggaran yg dilakukan oleh Monica Wilhemina Wenas," ucapnya.
Monica diduga menjadi calo anggaran. Monica menjadi calo yang menghubungkan orang daerah dengan Badan Anggaran DPR yang difasilitasi dengan Jhonny Alen Marbun.
"Mereka mengambil 5 persen dari dana yang disepakti untuk dialokasikan ke daerah. Seperti yang terjadi di Kabupaten serem Bagian Barat, Monica bersama Jhonny Allen mengambil 2 miliar dari dana 40 miliar rupiah yang dialokasikan," ungkap Noval.
[ysa]