Berita

PEMILU 2014

Pemberian Suara di Tokyo Berjalan Lancar Kendati Suhu Udara Dingin dan Hujan Gerimis

MINGGU, 06 APRIL 2014 | 18:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Suhu udara dingin dan hujan gerimis tidak menyurutkan keinginan WNI yang bermukim di Tokyo dan sekitarnya datang ke TPS yang berlokasi di Ruang Serba Guna Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT), tadi pagi (Minggu, 6/4).

Laporan yang diterima redaksi menyebutkan TPS dibuka pukul 08.00 waktu setempat.

WNI yang datang ke TPS bukan hanya pemilih yang berasal dari 24 kecamatan di Tokyo, melainkan juga dari kota-kota yang berdekatan dengan Tokyo, seperti Chiba, Saitama, Yokohama, dan Kawasaki. Umumnya pemilih datang dengan mengunakan pakaian tebal karena suhu udara di awal musim semi yang sempat hangat tiba-tiba saja turun beberapa derajat hari ini.


Dalam sambutan menjelang pemungutan suara, Dubes RI untuk Jepang, Yusron Ihza Mahendra, menyampaikan apresiasi kepada panitia dan kepada warga yang hadir.

“Mari kita bedoa agar pemilu berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Yusron yang memberikan sambutan singkat.

Menurut data PPLN Tokyo, terdapat 10.656 WNI yang tersebar di 30 Ken (semacam provinsi) di Jepang yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Namun hanya sebagian kecil saja dari mereka yang terdaftar pada TPS di atas. Selebihnya, para pemilih memilih dengan cara mengirimkan surat suara melalui pos.

Sampai pukul 17.00, atau sekitar satu jam sebelum TPS ditutup, proses pemberian suara tetap berjalan lancar seperti yang diharapkan. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Tokyo menyediakan 10 bilik suara pada TPS di atas. Terutama, untuk mengantisipasi jumlah pemilih yang akan mengalami peningkatan pada siang hari.

Sejumlah pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT diakomodir PPLN Tokyo untuk memberikan suaranya, sejauh persyaratannya dipenuhi sesuai undang-undang. Sebagai misal, mereka yang baru pindah ke Tokyo, pindah alamat, atau pun yang secara kebetulan sedang berada di Tokyo untuk suatu urusan.

Usai pemberian suara, banyak warga yang bersantai dan bersilaturrahmi sambil menikmati jajanan khas Indonesia, seperti bakso, siomai, sate, bakmi, dan nasi goreng yang dijual oleh warga. Sakura yang sebagian masih tersisa sehabis diguyur hujan, ikut memberi nuansa bagi hari penting WNI yang bermukim di Tokyo dan sekitarnya ini. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya