Berita

Tetapkan Tersangka Kepala BPKD Sejak Zaman Bang Yos

MINGGU, 06 APRIL 2014 | 16:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan Kepala Biro Perencanaan DKI Jakarta yang menjabat dari tahun 2006-2014 merupakan pihak yang paling bertanggung atas dugaan korupsi pengadaan bus Trans Jakarta. Oleh karenanya, sudah selayaknya mereka semua ditetapkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai tersangka.

"Jika tidak menjadikan seluruh Kepala Biro Perencanaan dan Kepala BPKD semenjak Gubernur Sutiyoso menjabat menjadi tersangka, maka upaya penegakan hukum yang dilakukan Kejagung kurang pas," kata Ketua Umum Generasi Muda Putra Tapanuli Utara (GMPTU) Tigor Doris Sitorus di Jakarta.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bus TransJ, Kejagung telah menetapkan dua orang tersangka, yakni Pegawai Negeri Sipil pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Drajat Adhyaksa dan Setyo Tuhu. Semestinya, kata  Doris, seluruh Kepala BPKD semenjak Gubernur Sutiyoso ikut ditetapkan sebagai tersangka karena mereka yang melakukan survei terhadap merk bus sesuai standard yang mereka tentukan, dimana standard tersebut dimasukkan dalam Buku Biru atau daftar harga barang di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.


"Mereka yang merencanakan itu. Seharunya mereka semua bertanggung jawab, bukan hanya Kepala Dinas Perhubungan dan panitia lelang yang dijadikan tersangka," kata Doris.

Diingatkan Doris, panitia lelang menjalankan panduan yang ada di dalam Buku Biru. Sehingga kalau panitia lelang dinyatakan bermasalah oleh Kejagung maka yang menyusun panduan harus juga ditetapkan sebagai tersangka.

"Kejagung harus fair mengungkapkan apakah ada potensi mark up dalam penentuan harga dalam panduan itu. Kami khawatir kenapa BPKD tidak dijadikan tersangka. Kejagung jangan tebang pilih," serunya.[dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya