Berita

pemilu afghanistan

Dunia

PILPRES AFGHANISTAN

Tetap Mencoblos, Warga Tak Takut Serangan Apapun

MINGGU, 06 APRIL 2014 | 11:02 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Meski menghadapi ancaman serangan, warga Afghanistan tak gentar. Mereka tetap menggunakan hak suaranya dalam pemilihan presiden (pilpres), kemarin, Sabtu (5/4).

"Saya di sini untuk memberikan suara dan saya tidak takut dengan serangan apapun. Ini adalah hak saya, dan tidak ada yang bisa menghentikan saya," kata Haji Ramazan, seorang pemilih, seperti dilansir ABC News (Minggu, 6/4).

Menurut Ketua KPU Afghanistan, Ahmad Yousuf Nuristani, 13,5 juta pemilih telah terdaftar untuk memberikan hak suaranya.


Menteri Dalam Negeri Afghanistan, Umer Daudzai, mengatakan sembilan polisi, tujuh tentara, 89 pejuang Taliban dan empat warga sipil tewas dalam 24 jam terakhir di seluruh negeri jelang pilpres ini.

Bahkan pada Sabtu pagi (5/4), sebuah TPS dihantam bom yang melukai tiga orang yang hendak menggunakan hak suaranya.

Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Namun, pihak Taliban telah lama bersumpah akan menargetkan semua pekerja, aktivis, aparat keamanan dan kantor-kantor pemerintah untuk mengganggu jalannya pemungutan suara.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya