Berita

barack obama

Dunia

Obama: Pilpres Ini Sangat Penting untuk Mengamankan Demokrasi di Afghanistan

MINGGU, 06 APRIL 2014 | 10:07 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengucapkan selamat kepada Afghanistan atas pemilihan presiden pada Sabtu (5/4).

Ia juga menegaskan bahwa pemilu tersebut merupakan hal yang penting untuk mengamankan prospek demokrasi di Afghanistan dan melanjutkan bantuan internasional.

"Pemilihan (presiden) ini sangat penting untuk mengamankan masa depan demokrasi di Afghanistan, serta melanjutkan bantuan internasional," kata Obama dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP (Minggu, 6/4).


Bantuan internasional yang dimaksud Obama yaitu penandatanganan Perjanjian Keamanan Bilateral (BSA) yang diajukan AS kepada Afghanistan.

Isi dari perjanjian tersebut antara lain yaitu untuk memperpanjang koalisi militer NATO yang dipimpin AS untuk mengusir Taliban di Afghanistan.

Namun, Presiden Hamid Karzai enggan menandatangani perjanjian tersebut lantaran serangan yang dilakukan NATO banyak menewaskan warga sipil. Dengan demikian, pemilihan presiden ini tentu akan menjadi angin segar untuk mencari siapa pengganti Karzai.

Dari informasi lain yang didapat, Barat tertarik pada sosok Ashraf Ghani, seorang mantan akademisi, yang diyakini akan menandatangani Perjanjian Keamanan Bilateral (BSA) dengan AS yang telah ditolak Karzai di masa kepemimpinannya, dibandingkan kandidat lain yakni Menteri Luar Negeri Afghanistan Abdullah Abdullah dan
mantan Menteri Luar Negeri Zalmai Rassoul. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya