Berita

pakistan/net

Dunia

Pakistan Bantah Otaki Serangan Jelang Pemilu

SABTU, 05 APRIL 2014 | 14:22 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pakistan menampik tudingan Afghanistan yang menyebutkan bahwa serangkaian serangan jelang pemilu Afghanistan merupakan tindakan yang dilakukan oleh agen mata-mata Pakistan.

Penasihat kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Pakistan, Sartaj Aziz, mengungkapkan bahwa tuduhan tidak berdasar ini tidak mungkin dilakukan karena perdamaian di Pakistan juga bergantung pada stabilitas Afghanistan.

"Saya tidak berpikir (tuduhan) itu didasarkan atas fakta atau motif yang jelas, yang menyebut bahwa kita memiliki tindakan seperti itu," kata Aziz, seperti dilansir VOA (Sabtu, 5/4).


Ditegaskan Aziz, pihaknya justru berharap setelah pemilu berakhir, hubungan kedua negara akan menjadi lebih kuat dan lebih bersatu.

"Kami tentu saja akan menghormati keinginan para pemilih. Kita tidak punya (capres) favorit. Kami tidak ingin mengganggu dengan cara apapun," jelasnya.

Pakistan memiliki perbatasan yang membentang sejauh 2.500 kilometer dengan Afghanistan. Komandan militer Afghanistan dan AS telah lama menuduh gerilyawan Taliban di Afghanistan menggunakan tempat-tempat suci di daerah perbatasan Pakistan untuk melancarkan serangan terhadap pasukan lokal dan koalisi. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya