Berita

Disebut Terima Rp 1,2 Miliar, Ini Kata Rano Karno

KAMIS, 03 APRIL 2014 | 20:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Gubernur Banten Rano Karno membantah menerima aliran dana Rp 1,2 miliar terkait perkara suap di Mahkamah Konstitusi (MK), sebagaimana diungkap saksi dalam persidangan di PN Tipikor.

"Tidak pernah ada transfer uang itu," kata Rano Karno kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Kamis, 3/4).

Rano mengatakan di era sekarang ini seluruh lalu lintas keuangan bisa dicek melalui Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).


"Silakan dicek benarkah transfer itu ada?" tantangnya.

Adalah bendahara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Yayah Rodiyah yang menyebut Rano menerima uang Rp 1,2 miliar. Bersaksi di Persidangan terdakwa Tubagus Chaeri Wardhana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Yayah mengaku uang dikirim pada November 2011. Uang diambil dari kas PT Bali Pasifik Pratama, perusahaan milik Tubagus Chaeri.

Rano meminta Yayah membuktikan tuduhan yang dialamtkan terhadap dirinya.

"Dalam proses hukum, siapa yang mendalilkan maka dia harus membuktikan. Kalau transfer itu benar ada, yang bersangkutan mestinya tak sulit menyediakan rekening koran atas transfer itu sebagai bukti," imbuhnya.

Rano menegaskan pihaknya mendukung seluruh proses hukum yang tengah berjalan dan seluruh upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya