foto:net
foto:net
Hal ini sebagaimana hasil temuan dari pihak pemantau Pemilu dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Malaysia di kawasan Melaka, Perak dan Negeri Sembilan. Ketua PPI se-Malaysia, Agus Hairi mengemukakan temuan kekisruhan antara surat suara yang dikelola oleh PPLN selaku penyelenggara Pemilu di Kuala Lumpur dan penyelenggara lokal pada kawasan pabrik/perkebunan yang mempekerjakan TKI.
Perusahaan-perusahan tersebut bingung karena supervisi dan koordinasi yang minim dari PPLN. Hasilnya, pengelolaan ribuan surat suara terkesan dikelola seadanya dan minim pengawasan.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Kamis, 16 April 2026 | 13:50
UPDATE
Jumat, 24 April 2026 | 16:14
Jumat, 24 April 2026 | 15:44
Jumat, 24 April 2026 | 15:38
Jumat, 24 April 2026 | 15:31
Jumat, 24 April 2026 | 15:24
Jumat, 24 April 2026 | 15:13
Jumat, 24 April 2026 | 14:46
Jumat, 24 April 2026 | 14:43
Jumat, 24 April 2026 | 14:17
Jumat, 24 April 2026 | 14:16