Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) mendorong tokoh-tokoh NU tampil di Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Ada banyak kader NU yang mumpuni untuk mewakafkan dirinya membangun bangsa dan negara.
"Tokoh-tokoh Nahdlyini harus tampil. Ada banyak masalah umat yang harus diselesaikan," ujar Ketua Lakpesdam NU DKI Jakarta Husni Mubarak saat ditemui Rakyat Merdeka Online di sela Saresehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendikiawan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cipete, Jakarta (Rabu, 2/4).
Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU tidak kekurangan kader yang memiliki kemampuan mengelola negara. Husni diantaranya menyebut ada Djan Fariz yang kini menjabat Menteri Perumahan Rakyat, Helmi Faisal yang kini menjabat Menteri Desa Tertinggal, dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj. Nama-nama ini, katanya, terbukti sudah memperjuangkan dan berhasil meningkatkan kesejahteraan warga NU terutama di pesantren yang dikenal sebagai basis NU.
"Djan Fariz misalnya sudah berbuat banyak untuk NU. Dia melakukan perbaikan tingkat kesejahteraan pesantren dengan membuat rusunawa di komplek-komplek pesantren, punya pengalaman di pemerintahan, dan dekat dengan para kiai," paparnya memberi contoh.
Nama lain yang juga didorong Lakspedam NU DKI adalah ekonom senior yang juga santri Gus Dur, DR. Rizal Ramli. Kemampuan Rizal Ramli yang di kalangan NU akrab disapa Gus Romli dalam mengatasi persoalan ekonomi tidak perlu diragukan lagi.
"Ada banyak tokoh NU yang pantas memimpin bangsa dan negara ini. Sudah semestinya mereka berbakti untuk kemaslahatan umat," demikian Husni.
[dem]