Berita

Lakpesdam NU Dorong Tokoh NU dan Santri Gus Dur Jadi Presiden

RABU, 02 APRIL 2014 | 19:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) mendorong tokoh-tokoh NU tampil di Pemilu Presiden (Pilpres) 2014. Ada banyak kader NU yang mumpuni untuk mewakafkan dirinya membangun bangsa dan negara.

"Tokoh-tokoh Nahdlyini harus tampil. Ada banyak masalah umat yang harus diselesaikan," ujar Ketua Lakpesdam NU DKI Jakarta Husni Mubarak saat ditemui Rakyat Merdeka Online di sela Saresehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendikiawan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Cipete, Jakarta (Rabu, 2/4).

Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia, NU tidak kekurangan kader yang memiliki kemampuan mengelola negara. Husni diantaranya menyebut ada Djan Fariz yang kini menjabat Menteri Perumahan Rakyat, Helmi Faisal yang kini menjabat Menteri Desa Tertinggal, dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj. Nama-nama ini, katanya, terbukti sudah memperjuangkan dan berhasil meningkatkan kesejahteraan warga NU terutama di pesantren yang dikenal sebagai basis NU.


"Djan Fariz misalnya sudah berbuat banyak untuk NU. Dia melakukan perbaikan tingkat kesejahteraan pesantren dengan membuat rusunawa di komplek-komplek pesantren, punya pengalaman di pemerintahan, dan dekat dengan para kiai," paparnya memberi contoh.

Nama lain yang juga didorong Lakspedam NU DKI adalah ekonom senior yang juga santri Gus Dur, DR. Rizal Ramli. Kemampuan Rizal Ramli yang di kalangan NU akrab disapa Gus Romli dalam mengatasi persoalan ekonomi tidak perlu diragukan lagi.

"Ada banyak tokoh NU yang pantas memimpin bangsa dan negara ini. Sudah semestinya mereka berbakti untuk kemaslahatan umat," demikian Husni.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya