Berita

Kesaksian Makmur Bongkar Fitnah Nazaruddin Soal Kiriman 1 Juta Dolar

SELASA, 01 APRIL 2014 | 22:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Permai Group, perusahaan milik Muhammad Nazaruddin, pernah mengirim uang 1 juta dolar AS kepada seseorang melalui kurir bernama Makmur.  Pemberian uang ini tertulis dalam catatan keuangan milik Yulianis, Wakil Direktur Keuangan Permai Grup.

"Di catatan aku dia (Makmur) yg antar. Nilainya gila, 1jt dolar," tulis akun twitter yang dikenal milik Yulianis, @yulianis13450 (Selasa, 1/4).

Menurut Yulianis, Makmur bekerja sebagai office boy di bagian Keuangan Permai Group. Meski begitu Yulianis tidak tahu dimana Makmur kini berada.


Yulianis mempertanyakan mengapa penyidik KPK belum meminta kesaksian Makmur. Padahal, katanya, dengan mengorek informasi dari Makmur, fitnah Nazaruddin terkait pemberian uang tersebut bisa dibongkar. Nazaruddin menyebut uang tersebut diterima oleh seseorang yang sebenarnya tidak menerimanya.

"KPK nggak mau cari Makmur. Mungkin krn cuma OB," paparnya.

Yulianis pun mengingatkan KPK agar mencari dan segera mengorek informasi dari Makmur.  

"Hal2 yang kecil bisa membuyarkan kontruksi kasus yg sempurna. Hal2 kecil bisa menumbangkan kesombongan. Org bisa jatuh dr kerikil yg kecil. Inget ya," ucap Yulianis.

Sepertinya peran Makmur yang diceritakan Yulianis ini terkait pengakuan Nazaruddin bahwa dirinya pernah menitipkan uang 1 juta dolar AS kepada Tri Dianto untuk digunakan sebagai dana pencalonan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum Partai Demokrat pada kongres di Bandung tahun 2010.

Pernah diberitakan, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cilacap Tri Dianto menolak menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) sebagai saksi penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi Hambalang dengan tersangka Anas Urbaningrum, pada pertengan November 2013 lalu.  Loyalis Anas Urbaningrum itu menolak menandatangani BAP karena keberatan atas keterangan Nazaruddin yang mengaku pernah menitipkan uang Rp 1 juta dolar AS kepada dirinya.

Atas kesaksian Nazaruddin itu, Tri Dianto mengatakan bahwa apa yang dikatakan Nazaruddin selama ini banyak yang tidak benar. Bahkan, Tri menyebut Nazaruddin pernah berhutang Rp 1,5 miliar kepadanya. [dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya