Berita

ilustrasi/net

Bagus, Dukungan Prabowo-Samad Makin Meluas

SELASA, 01 APRIL 2014 | 15:59 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Spanduk atau poster dukungan Prabowo-Samad menjadi capres-cawapres bertebaran di jalan-jalan utama seperti di jalan Tambak, Jakarta Pusat. Ormas anti korupsi Barisan Rakyat Anti Kejahatan Korupsi (BRAKK) menyambut baik peredaran spanduk tersebut.

"Dukungan rakyat yang semakin meluas ini bagus, kami juga pendukung pasangan pemimpin anti korupsi seperti ini," kata Wakil Koordinator BRAKK, Bagus Brajamusti di Jakarta, Selasa (1/4).

Bagus mengatakan sah-sah saja rakyat mengekspresikan harapannya via poster. Bagus mengakui, dirinya sudah melihat spanduk dukungan tersebut. Spanduk bergambar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad itu bertuliskan "Prabowo-Samad Selamatkan Indonesia", kemudian di bawahnya ada tulisan Barisan Anti Pengkhianatan.


Menurut Bagus, ormasnya juga gencar mengkampanyekan pasangan ini kepada rakyat, karena pihaknya yakin jika kedua pemimpin ini bersatu maka pertumbuhan korupsi di tubuh partai maupun di lembaga pemerintahan bisa habis.

"Mereka tokoh anti korupsi dan prestasinya sangat jelas," katanya.

Dia menambahkan, Prabowo dan Samad merupakan pasangan ideal untuk perubahan dan kebangkitan Indonesia. Keduanya merupakan pasangan anti korupsi. Jadi sangat efektif dalam upaya pemberantasan korupsi," ujar Bagus.

Bagus menilai jika pasangan Prabowo-Samad terwujud bisa memberantas praktik korupsi itu hingga ke akar-akarnya. Prabowo dalam sejumlah kesempatan menyatakan dirinya sangat mendukung diperkuatnya lembaga KPK. Bahkan Prabowo berkampanye mengajak masyarakat untuk melakukan perlawanan terhadap upaya pelemahan KPK. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya