Berita

akbar tanjung/net

Politik

Dengan Siapapun Diduetkan, Akbar Tanjung Akan Menang

SENIN, 31 MARET 2014 | 11:28 WIB | LAPORAN:

. Tanpa kehadiran Akbar Tanjung, Jaringan Indonesia (Jari), kumpulan para aktivis 1998, tetap mendeklarasikan dukungan untuk Akbar Tanjung sebagai calon wakil presiden (Cawapres).

Sebelum acara deklarasikan dilakukan di Hotel Kartika Chandra, Senin (31/3), Sekjen Jari, Hamdani Hamid mempersilahkan seluruh korwil dan kornas untuk naik ke mimbar.

Namun sebelum deklarasi dimulai Hamdani menyampaikan permohonan maaf kalau Akbar Tanjung tidak bisa hadir karena alasan teknis.


Akhirnya tanpa kehadiran Akbar, deklarasi dilakukan. Naskah deklarasi kemudian dibacakan. Menurut Jari, Akbar Tanjung memiliki kualifikasi sebagai pemimpin nasional.

Atas dukungan itu, Jari mengimbau agar parpol mempertimbangkan Akbar untuk dijadikan Cawapres. Dalam deklarasi itu, Jari menegaskan kalau Jari membentuk jaringan relawan untuk Akbar Tanjung.

Usai deklarasi, Hamdani mengatakan kalau organisasi gabungan dari aktivis 1998 sejak kemarin malam, dalam Rapat Akbar sepakat untuk mencawapreskan mantan Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR itu sebagai Cawapres.

"Rekam jejaknya bagus, aspek kenegaraannya mumpuni, kapasitas tak perlu diragukan lagi. Bang Akbar juga memiliki jaringan yang kuat, begitu juga prinsip nasionalismenya juga sangat kuat. Itu alasan kami mendukung Bang Akbar sebagai cawapres," kata Hamid.

Setelah deklarasi ini, seluruh relawan Jari di 34 provinsi akan bekerja untuk mensosialisasikan kepada rakyat Indonesia bahwa masih ada tokoh yang layak memimpin bangsa ini.

"Kami melihat dengan siapapun Akbar berpasangan kita dukung dan dengan siapapun Akbar dipasangkan kami yakin menang," demikian Hamid. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya