Berita

BLK Lombok Timur Jawaban Kebutuhan Industri Pariwisata

JUMAT, 28 MARET 2014 | 15:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia yang andal di sektor pariwisata, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bekerja sama dengan pemerintah daerah mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional yang berbasis pariwisata di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

BLK Lombok Timur diproyeksikan menjadi BLK unggulan dan  pusat pelatihan kerja di bidang pariwisata berskala internasional untuk menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi kerja di bidang pariwisata.

"Di BLK internasional ini, kita siapkan program-program pelatihan berbasis kompetensi di bidang pariwisata untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja industri pariwisata di Indonesia," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar seusai meresmikan BLK Internasional di Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Jumat (28/3/2014).


Hadir dalam kesempatan ini Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal Zaini, Gubernur Nusa Tenggara Barat(NTB) TGH M Zainul Majdi dan Bupati Lombok Timur H. Ali Bin Dahlan dan Sekjen Kemnakertrans Abdul Wahab Bangkona.

Muhaimin mengatakan salah satu alasan dipilihnya lokasi BLK di Lombok Timur sebagai pusat pelatihan pariwisata ini karena Pulau Lombok merupakan salah satu tujuan wisata utama di Indonesia, dan juga letaknya berdekatan dengan Pulau Bali.

"Jumlah wisatawan yang berkunjung kedua wilayah ini terus mengalami peningkatan, sehingga menyebabkan peningkatan permintaan SDM yang kompeten di bidang pariwisata," kata Muhaimin.

Muhaimin mengatakan kesiapan tenaga kerja di sektor pariwisata yang optimal menjadi salah satu aspek penting untuk menghadapi ASEAN Economic Community 2015, dimana setiap negara anggota ASEAN telah sepakat untuk melakukan perdagangan bebas barang dan jasa. Saat ini tenaga kerja di bidang pariwisata yang dibutuhkan industri pariwisata di dalam dan luar negeri antara lain tenaga kerja bidang perhotelan dan kapal pesiar, juru masak food and beverage, guide wisatawan, sopir, ticketing,  dan lain-lain.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya