Berita

humas kostrad

Kostrad Dukung Program Cerdaskan Bangsa

KAMIS, 27 MARET 2014 | 09:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) melaksanakan giat gemar membaca di kalangan TK, SD, SMP dan SMA  melalui pengoperasionalan mobil pintar. Kegiatan ini dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan bangsa.

Mobil pintar ini merupakan kegiatan rutin dalam mendukung program pembinaan teritorial Brigif Linud 18 Divif-2 Kostrad. Visi dari mobil pintar ini adalah 'mengajak dan membentuk siswa untuk gemar membaca' dengan motto'Gemar membaca meraih cita–cita'.

Kegiatan mobil pintar ini adalah melaksanakan kunjungan ke sekolah-sekolah serta di lingkungan masyarakat seperti ke karang taruna di desa-desa, organisasi PKK dan di desa/wilayah yang terbatas sarana membaca. Wilayah yang pernah didatangi mobil pintar ini antara lain di sekitar Malang, Madiun, Mojokerto dan Jombang, terutama daerah terpencil yang terbatas sarananya.


Kegiatan mobil pintar selalu mendapat respon positif dari masyarakat. Para pelajar sangat antusias dalam mengunjungi mobil pintar ini, seperti saat kegiatan latihan terjun taktis dan terjun penyegaran di Jombang beberapa waktu lalu. Banyak pihak dari sekolah dan masyarakat yang menaruh harapan dan mengapresiasi program ini. Mereka mengharapkan agar buku-buku bacaan selalu diperbaharui dan perangkat computer ditambah agar dapat memberikan pembelajaran computer bagi siswa/masyarakat yang dikunjungi.

Seperti rilis yang dikirim Humas Kostrad sesaat lalu (Kamis, 27/3), saat ini mobil pintar dilengkapi dengan duan set peralatan computer. Pada saat banyak pengunjung, dengan dua set computer memang masih kurang. Walaupun demikian kehadiran mobil pintar sudah sangat membantu dalam menambah wawasan masyarakat dan siswa terutama di wilayah pedesaan. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya