Berita

presiden ri

SBY Minta Penjaga Kios Ini Tetap Sekolah

SELASA, 25 MARET 2014 | 14:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh untuk memberikan beasiswa kepada penjaga kios makanan, Nur Aini (17).

Kejadian ini terjadi, saat SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono mendatangi kios makanan di area Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bumi Ayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (25/3).

Nur Aini kaget saat kiosnya didatangi Presiden SBY dan rombongan. Perempuan berkerudung itu ternyata hanya lulus sampai tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) karena tak punya biaya untuk melanjutkan sekolah. Nur Aini terpaksa putus sekolah karena harus bekerja untuk menghidupi diri dan keluarganya.


Mendengar cerita tersebut, SBY pun meminta Nur Aini tetap bersekolah. Presiden SBY langsung meminta kepada Mohammad Nuh, yang menyertai kunjungan ini, untuk mengurus beasiswa untuk Nur Aini. SBY juga meminta Nuh mencatat nomor kontak Nur Aini agar dapat kerkomunikasi langsung nanti. Kepada Nur Aini, SBY juga meminta untuk tidak segan-segan menghubungi Nuh untuk merealisasikan janji meneruskan sekolahnya.

SBY dan rombongan singgah di area peristirahatan (rest area) SPBU di Kecamatan Bumi Ayu dalam perjalanan dari Purwokerto ke Brebes. Di bawah hujan rintik-rintik, rombongan berhenti untuk mengisi bahan bakar. Pada saat itulah SBY dan Ibu Ani turun dari mobil dan melihat-lihat beberapa kios yang menjual aneka makanan.

Seperti diberitakan situs resmi presidenri.go.id, hari ini, SBY dan Ibu Ani meneruskan kunjungannya ke Kabupaten Brebes, setelah kemarin dari Yogyakarta dan semalam menginap di Purwokerto. Terlihat mendampingi SBY, antara lain, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam dan Mendikbud Mohammad Nuh. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya