Berita

Politik

Menko Perekonomian RI Buka Rakernas VII PMKRI di Maluku Tenggara

SELASA, 25 MARET 2014 | 12:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas memulai kegiatan rapat kerja nasional (Rakernas) VII di Langgur, Maluku Tenggara, Selasa (25/4).

Rakernas itu dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Hatta Rajasa.

Dalam pidatonya di acara itu, Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Lidya Natalia Sartono, menegaskan bahwa Rakernas VII PMKRI di Langgur, Maluku Tenggara akan diarahkan untuk merumuskan program-program kerja PMKRI secara nasional untuk satu periode kepemimpinan nasional.


"Rakernas VII PMKRI bertujuan untuk merumuskan program- program organisatoris secara nasional untuk satu periode kepemimpinan nasional ke depan," tegas Lidya, dalam rilis yang dikirimkan PP PMKRI.

Lidya mengungkapkan bahwa dalam memaksimalkan kaderisasi dan pembinaan organisasi, PP PMKRI akan terus berupaya untuk menata seluruh proses organisasional secara konstruktif dan dapat menjawab tuntutan global.

Pembukaan kegiatan Rakernas VII PMKRI tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tenggara. Tampak hadir dalam acara tersebut, Gubernur Provinsi Maluku, Gubernur Provinsi Maluku, Bupati Maluku Tenggara, Wakil Bupati Maluku Tenggara dan Wali Kota Tual.

Selain itu, pembukaan kegiatan yang mengusung tema "penguatan kapasitas organisasi melalui kaderisasi intelektual populis demi terwwujudnya solidaritas kebangsaan" itu juga dihadiri sejumlah tokoh Agama kota Tual dan Langgur, serta tokoh adat Suku Key yang merupakan suku asli Maluku Tenggara.

Ketua Panitia Pelaksana Rakernas VII, Issaiac, mengatakan bahwa kegiatan Rakernas VII PMKRI Tahun 2014 tersebut akan dilaksanakan hingga tanggal 29 Maret di Hotel Langgur. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh cabang PMKRI di Indonesia. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya