Berita

foto:net

Dunia

Satelit Perancis Tangkap Objek Potensil MH370 di Samudera Hindia

MINGGU, 23 MARET 2014 | 20:00 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah satelit Perancis berhasil menangkap benda-benda di laut yang
diduga berkaitan dengan hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370.

Dalam sebuah pernyataan Kementerian transportasi Malaysia hari ini (Minggu, 23/3) mengungkapkan, satelit Perancis menangkap 'benda potensial' di koridor selatan di Samudera Hindia.

"Pagi ini, Malaysia menerima gambar satelit dari pihak berwenang Prancis. Malaysia segera menyampaikan gambar-gambar ini ke pusat koordinasi penyelamatan Australia," kata Kementerian Transportasi Malaysia, seperti dikutip media Malaysia, Bernama.

"Pagi ini, Malaysia menerima gambar satelit dari pihak berwenang Prancis. Malaysia segera menyampaikan gambar-gambar ini ke pusat koordinasi penyelamatan Australia," kata Kementerian Transportasi Malaysia, seperti dikutip media Malaysia, Bernama.

Namun, pernyataan itu tidak memberikan rincian jumlah, ukuran maupun lokasi yang tepat dari benda-benda yang ditampilkan dalam gambar yang diambil oleh satelit Prancis.

Sekedar informasi, pesawat maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH370 telah kehilangan kontak setelah terbang dari Kuala Lumpur pada pukul 00.40 waktu setempat pada 8 Oktober lalu. Kontak hilang diperkirakan pada pukul 02.40 waktu setempat, atau dua jam setelah lepas landas.

Pesawat B777-200 yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China ini awalnya diperkirakan akan tiba pukul 06.30 waktu setempat. Namun hingga memasuki pekan kedua, pesawat yang membawa 239 orang itu masih juga belum ditemukan.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya