Berita

andi arief/net

Andi Arief: Kampanye Negatif Harus Diperbanyak!

MINGGU, 23 MARET 2014 | 15:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemilihan umum yang berkualitas adalah dambaan semua orang. Baik calon yang mengikuti pemilihan umum, partai politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara maupun masyarakat yang memiliki hak suara untuk memilih.

Kampanye sebagai salah satu aspek dalam pemilu memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pemilu.

Pertanyaannya adalah, bagaimana cara kampanye terbaik untuk mendapatkan pemilu dengan kualitas yang baik?


Staf Khusus Presiden, Andi Arief, punya jawabannya. Menurut mantan Ketua Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID), salah satu sayap gerakan mahasiswa di era 1990an, yang harus diperbanyak untuk mendapatkan pemilu dengan kualitas adalah negative campaigne atau kampanye negatif.

"Agar masyarakat mengenal kekurangan atau menambah informasi yang tidak pernah sampai.  Kampanye ini paling mendidik karena  disampaikan setelah memiliki bukti atau telah terbukti dan nyata," ujar Andi Arief dalam seruannya hari ini (Minggu, 23/3).

Masih katanya, yang harus dihindarkan black campaign atau kampanye hitam.

"Kampanye ini (kampanye hitam) tidak mendidik karena merupakan model kampanye yang melempar isu, gosip dan sebangsanya, tanpa didukung fakta atau bukti," demikian Andi Arief. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya