Berita

sby, ani dan ibas/net

Politik

Ibas Yudhoyono: Demokrat Beri Bukti, Bukan Janji

MINGGU, 23 MARET 2014 | 10:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Keberhasilan pembangunan selama kepemimpinan Presiden SBY sudah dirasakan oleh rakyat hingga ke seluruh pelosok desa.

"Masyarakat desa sangat merasakan pertumbuhan ekonomi sebagai imbas akselerasi pembangunan infrastruktur desa yang gencar diimplementasikan pemerintah," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di sela kampanye akbar Partai Demokrat di Malang, Jawa Timur, kemarin (Sabtu, 22/3).

Di hadapan ribuan masa kampanye, Ibas kemudian menyampaikan salam perjuangan Demokrat dan disambuat antusias massa. "Salam Satu Jiwa Parta Demokrat benar-benar jitu dalam menjalankan program-program pro rakyat. Mari maju bersama Demokrat, jangan mau kita mundur kebelakang. Banyak yang sudah dirasakan. Beri Bukti, Bukan Janji," ajak Ibas disambut optimis massa.


Untuk itu, Ibas meminta seluruh kader, simpatisan dan masyarakat untuk tidak mempercayai opini yang dikembangkan oleh sejumlah pihak yang mengatakan, bahwa keberhasilan pembangunan semasa Presiden SBY hanya dinikmati kalangan elit. Ibas mengatakan, saat ini masyarakat desa sudah menikmati program pemberdayaan ekonomi yang dicanangkan pemerintah.

"Program PNPM Mandiri misalnya, berhasil menciptakan pembangunan infrastruktur di desa, program PPIP, dan yang terkini, ada UU Desa yang nantinya akan mempercepat pembangunan di pelosok desa," ujar putra kedua SBY ini dalam keterangannya.

Dikatakan, keberhasilan pemerataan pembangunan juga bisa dilihat dari akses pendidikan yang bisa dinikmati seluruh masyarakat desa. Menurut Ibas pemerintah telah mencangkan program bidik misi. "Mahasiswa yang ikut program ini tidak hanya bebas kuliah tapi dapat insentif 600 ribu per bulan," katanya.

Ibas yakin pelaksanaan program dan kinerja pemerintah yang pro rakyat akan mematahkan fitnah dan serangan politik kepada SBY maupun kepada Demokrat. "Rakyat akan melihat dan mensyukuri bahwa berbagai haknya yang selama ini terabaikan bisa dipenuhi oleh pemerintah pimpinan Pak SBY. Berbagai program kerakyatan telah berhasil dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia," ujar suami Siti Rubi Aliya ini.

Menurut dia, meski banyak pihak yang semula protes dengan berbagai kebijakan pemerintah, tapi pada akhirnya mereka merasakan sendiri manfaatnya. Ibas meyakini, bahwa berbagai serangan politik terhadap SBY semakin kencang di tahun politik 2014 ini tidak akan direspon oleh masyarakat. Karena masyarakat tentunya akan bisa melihat sendiri bahwa program yang dijalankan pemerintah telah benar dan dirasakan manfaatnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya