Berita

foto: net

Dunia

Memasuki Pekan Ketiga, Pencarian MH370 Masih Nihil

SABTU, 22 MARET 2014 | 12:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Memasuki pekan ketiga, pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang mengangkut 239 masih nihil. Gabungan tim pencari internasional yang pada tga hari lalu mengalihkan fokus pencarian ke selatan Samudera Hindia sejauh ini belum menemukan apapun.

Pasca Australia mengumumkan bahwa satelit mereka menangkap citra dua objek di Samudera Hindia atau sekitar 2.500 km dari arah Perth, Australia, Sebanyak enam pesawat terbang telah diterjunkan ke wilayah pencarian seluas 23.000 km persegi itu.

Sayangnya, setiap pesawat, seperti tiga pesawat P-3 Orion milik Angkatan Udara Australia, pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat dan pesawat Bombardier Global Express, hanya mampu melakukan penyisiran tidak lebih dari dua jam setiap penerbangan karena jarak dari darat ke lokasi yang jauh. Sementara itu, kapal-kapal lain yang dikirim oleh Cina, Jepang dan Inggris dijadualkan akan segea bergabung dengan tim pencari di lokasi yang sama. Begitu seperti dikutip BBC (Sabtu, 22/3).


Pihak Malaysia, melalui Menteri Pertahanan yang merangkap sebagai Menteri Perhubungan Malaysia, Hishammuddin Hussein, secara khusus telah meminta bantuan ke AS untuk menerjunkan peralatan pemantau bawah laut.

Penerbangan MH370 kehilangan kontak dengan menara pengawas satu jam setelah lepas landas dari Bandara KLIA Kuala Lumpur dalam penerbangan menuju Beijing, Cina, pada Sabtu 8 Maret. Sebelumnya, pihak berwenang Malaysia menduga pesawat sengaja dialihkan dari rute seharusnya dan mengarah ke Selat Malaka setelah alat komunikasi pesawat dimatikan. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya