Berita

Politik

Hari Ini, ARM Sulsel Deklarasikan Dukungan ke PDIP dan Jokowi

JUMAT, 21 MARET 2014 | 11:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pelebaran sayap gerakan Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) terus gencar dilakukan oleh jaringan aktivisnya di daerah-daerah. Sebelumnya ormas yang didirikan tokoh politik muda, Jumhur Hidayat, itu sudah mendeklarasikan diri di beberapa daerah seperti DKI Jakarta, Yogyakarta dan Solo.

Hari ini (Jumat, 21/3), kalau tidak ada aral melintang, jaringan aktivis ARM di Sulawesi Selatan mendeklarasikan diri sekaligus menegaskan dukungannya kepada PDI Perjuangan dan pencapresan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

"Kami berkesimpulan bahwa republik ini harus dipimpin oleh figur yang mengusung cita cita kebangsaan, kerakyatan dan kemandirian yang pluralis dan produktif," demikian isi pernyataan pers yang diterima.


Rencananya, ARM Sulsel akan menggelar aksi deklarasinya di Fly Over Pettarani, Kota Makassar, pada pukul 14.30 WITA. Koordinator aksi, Amar Anggriawan, lewat pesan elektronik, juga menyatakan bahwa Jokowi adalah figur pemimpin yang memiliki cita-cita kerakyatan dan bisa memastikan bahwa tiap orang rakyat Indonesia merasakan kemajuan dan kesejahtaraan tanpa terkecuali.

Jokowi, tambahnya, dijamin bisa merealisasikan cita-cita kemandirian yang memastikan bangsa Indonesia bukan bangsa konsumen, tetapi bangsa produsen yang tangguh dalam memproduksi pangan sendiri dan mengelola semua sumber daya alam.

ARM Sulsel juga mendesak kepada penyelenggara pemilu untuk bersikap adil, jujur dan transparan.

"ARM Sulsel ingin pemilu 2014 ini sukses. PDIP dan Jokowi menang," tegas Amar. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya