Berita

Politik

PILPRES 2014

AMM Memenuhi Syarat Jadi Cawapres Jokowi

KAMIS, 20 MARET 2014 | 22:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ali Masykur Musa (AMM) disebut sebagai salah satu tokoh yang punya peluang untuk mendampingi Joko Widodo alias Jokowi di Pilpres 2014 nanti. Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat itu memiliki rekam jejak dan kekuatan yang baik untuk bisa disandingkan dengan Jokowi.

Analisa itu disodorkan pengamat politik dari Lembaga Pemilih Indonesia Boni Hargens pada diskusi "Mencari Figur Ideal Pasangan Jokowi" di Cikini Jakarta, Kamis (20/3). Menurut Boni, ada tiga aspek yang harus diperhatikan untuk menjadi sosok pemimpin Indonesia yaitu elektabilitas, kapabilitas, dan integritas. Nah, sosok AMM sudah memiliki dua aspek terakhir.

"Jika menggunakan pendekatan sipil-sipil, sosok Ali Masykur Musa cocok menjadi pendamping Jokowi karena sudah menempuh banyak pengalaman kepemimpinan sebagai aktivis sedari muda, anggota DPR hingga kini sebagai Anggota BPK yang mengawasi pos-pos penting. Kapabilitas dan integritasnya kami rasa sudah teruji," terangnya.


Selain itu, menurut Boni, AMM yang juga Ketua Umum Ikatan Sarjana NU, memiliki pemilih potensial yang bisa dipergunakan untuk menggenjot elektabilitasnya.

"Jika kita membicarakan tokoh muda yang dekat dengan Gus Dur, pluralisme, dan kultural NU, Ali Masykur Musa adalah orangnya. Jika bisa diramu maka Ali Masykur bisa menjadi simbol NU yang sangat potensial untuk menambah kekuatan gerbong Jokowi," ungkapnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya