Berita

TRAGEDI MH370

Pilot Zaharie Semakin Mencurigakan

KAMIS, 20 MARET 2014 | 07:40 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pilot MH370 Kapten Zaharie Ahmad Shah semakin mencurigakan. Beberapa data dari simulator penerbangan yang dilakukannya tampaknya telah dihapus. Hal ini diketahui para penyelidik yang sampai sekarang masih mencari motif-motif non-teknis di balik peristiwa hilangnya pesawa Boeing 777 200ER milik Malaysia Airlines itu.

Informasi tentang data yang dihilangkan dari simulator penerbangan Kapten Zaharie ini disampaikan pejabat sementara Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein, hari Rabu kemarin (19/3) seperti dikutip dari CNN.

Namun demikian, sebut CNN, penemuan tentang data yang dihilangkan itu belum dapat disimpulkan sebagai upaya menghilangkan jejak di simulator penerbangan.


Bisa jadi, penemuan ini akan berujung pada jalan buntu juga.

Bisa jadi juga, informasi ini melengkai teori bahwa satu atau lebih awak pesawat terlibat dalam peristiwa yang terjadi 12 hari lalu itu.

Pesawat MH370 terbang tengah malam dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. Di tengah perjalanan, di atas Laut China Selatan, pesawat putus hubungan dengan menara pengawas. Namun dari radar diketahui bahwa pesawat berbalik arah, melintasi Semenanjung Malaysia dan hilang dari pantauan radar sama sekali.

Para penyelidik juga tengah mengumpulkan latar belakang dari 239 penumpang dan kru yang ikut dalam pnerbangan itu.

Perhatian khusus diberikan kepada pilot dan first officer yang ketika itu bertugas melayani MH370. Namun pihak yang otoritatif belum bisa menjelaskan dengan bukti-bukti yang kuat yang membuktikan keterlibatan mereka dalam insiden ini.

Sejauh ini Hishammuddin Hussein tidak menyatakan lebih ditil, informasi apa saja yang dihapus dari data di simulator penerbangan yang digunakan sang pilot. Juga tidak disebutkan siapa yang kemungkinan menghapuskan data itu. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya