Istri PM Jepang, Akie Abe, terpukau menyaksikan “Kokoro No Tomo†yang dinyanyikan penyanyi legendaris, Mayumi Itsuwa, di Wisma Duta Tokyo, Selasa kemarin (18/3).
Mayumi Itsuwa, penyanyi asli lagu legendaris yang mendunia itu, sengaja diundang ke kediaman resmi Dubes RI untuk Jepang guna melengkapi konperensi pers Program TV “Kokoro No Tomo POP†yang merupakan hasil kolaborasi produser dan artis Indonesia-Jepang.
Akie Abe yang terkesan dengan kekayaan alam dan budaya Indonesia saat kunjungan ke Bali bulan Oktober 2013, mengharapkan agar pertukaran budaya Jepang-Indonesia terus meningkat di masa mendatang.
“Saya berharap Jepang-Indonesia benar-benar dapat menjadi
kokoro no tomo alias sahabat sehati,†ujar Akie Abe dalam sambutannya.
Senada dengan Akie Abe, Dubes Yusron Ihza Mahendra juga menyambut baik program televisi tersebut dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi kreatif Sony Music Entertainment dari Jepang dan Curio Asia dari Indonesia dalam menciptakan
Serial Kokoro No Tomo POP.
“Saya berharap program televisi ini dapat menjadi inspirasi yang mendorong sineas muda berbakat lainnya dari kedua negara untuk terus berkreasi menciptakan program televisi yang mendorong pengenalan nilai-nilai budaya dan masyarakat kedua negara,†ujar Dubes Yusron, sebagaimana disebut dalam rilis KBRI Tokyo.
“Terlebih lagi jika mengingat bahwa program tersebut sejalan dengan kebijakan kedua negar untuk meningkatkan
people to people contact sebagaimana ditegaskan kembali oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan PM Shinzo Abe di sela-sela Pertemuan ASEAN-Japan Commemorative Summit bulan Desember 2013 lalu,†sambungnya.
Konferensi pers di atas dihadiri juga oleh para artis pendukung
Serial Kokoro No Tomo POP dari kedua negara. Antara lain, Ryan Adriandhy yang berperan sebagai Tomo yang di Indonesia dikenal sebagai seorang
stand-up comedian, juga Kimoto Yuki, mantan personel SDN48 “Sister Group AKB48’, serta manajemen Sony Music Entertainment dan Curio Asia.
Fasilitasi KBRI Tokyo bagi konperensi pers di atas dimaksudkan untuk mendorong terjadinya pertukaran program televisi kedua negara sebagai sarana memperkenalkan nilai-nilai budaya.
[dem]