Berita

demokrat

Politik

Istiqomah, Demokrat Tetap Perangi Korupsi

RABU, 19 MARET 2014 | 15:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Demokrat tetap berkomitmen memberantas korupsi. Meski dalam rentang 2009-2014 ada empat kader Demokrat yang terlilit kasus korupsi, hal itu tidak mengurangi komitmen Demokrat dalam memberantas korupsi.

"Saya tidak menyangkal bahwa ada kader Demokrat yang merupakan anggota parlemen tersangkut korupsi. Mereka yang bermasalah tidak kami lindungi ataupun tutup-tutupi," kata Anggota Dewan Pembina Demokrat, Pramono Edhie Wibowo di Jakarta, Rabu (19/3).

Edhie memastikan, pihaknya terus mendukung usaha KPK, Polri, dan Kejaksaan dalam pembrantasan korupsi di Indonesia.


"Silakan lembaga terkait untuk menindak lanjuti kasus korupsi kader kami yang terkena kasus korupsi. Kami tidak akan mengintervensi," jelas Edhie.

Komentar kandidat Capres Konvensi Demokrat ini terkait rilis yang disampaikan Badan Transparansi Internasional (TII) yang banyak dimuat di media. Isi rilis tersebut menyatakan bahwa anggota parlemen yang terkena kasus korupsi (2009-2014) berdasarkan partai adalah sebagai berikut, Golkar 19 orang, PDIP 17 orang, PD 4 orang, PAN 3 orang, PBR dan PKS 1 orang.

"Sikap Partai Demokrat tidak berubah, kami tetap katakan tidak pada korupsi! Saya yakin masyarakat akan mendukung usaha kami ini dan partai lain juga dapat bersikap sama dengan kami," tegas Ipar Presiden SBY ini.

Rencananya, Edhie akan lanjut berbagi panggung dalam kampanye terbuka dengan SBY di Kerawang pada Jumat (21 /3). [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya