Berita

abraham samad/net

Politik

Prabowo-Samad Sulit Ditandingi?

RABU, 19 MARET 2014 | 14:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bukan tidak mungkin persaingan menuju kursi RI 1 akan semakin ketat bila Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, dimajukan sebagai kandidat calon wakil presiden.

Salah satu calon presiden yang dikabarkan sedang diduetkan dengan Samad adalah Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, menekankan bahwa Prabowo dalam setiap orasinya selalu memaparkan kebocoran demi kebocoran uang negara serta pemberantasan korupsi.  Jika Prabowo dipasangkan dengan Abraham Samad, pasangan itu akan menjadi kompetitor utama Joko Widodo yang sudah ditetapkan oleh PDI Perjuangan.


"Prabowo Subianto-Abraham Samad merupakan pasangan ideal untuk memberantas korupsi yang sudah menjadi penyakit paling berbahaya di Indonesia," ujarnya dalam rilis ke redaksi, Rabu (19/3).

Menurut Jajat, saat ini masyarakat sudah cerdas dalam menentukan pilihannya. Visi dan misi juga pasangan yang diusung sebuah partai memegang peran besar dalam Pemilu kali ini. Saat ini rakyat melihat visi dan misi seorang calon sebagai tolak ukur kinerja pasangan calon tersebut.

"Sebagus apapun calon yang diusung, jika tidak didukung dengan persiapan program-program yang jelas dan hanya mengandalkan popularitas tidak akan memberi perubahan berarti bagi masyarakat," jelasnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya