Berita

rogozin/net

Wakil PM Rusia Tak Anggap Serius Sanksi AS dan Uni Eropa

RABU, 19 MARET 2014 | 09:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Wakil Perdana Menteri Rusia, Dmitry Rogozin, menegaskan bahwa Rusia tidak sedang mempertimbangkan sanksi tandingan kepada Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Seperti diketahui, Amerika Serikat dan Uni Eropa menerapkan sanksi terlebih dahulu yakni berupa pembekuan aset dan larangan perjalanan bagi sejumlah pejabat tinggi Rusia dan Ukraina sebagai bentuk kecaman atas referendum di Krimea. Referendum tersebut membuat Krimea melepaskan diri dari Ukraina dan menjadi negara merdeka unuk kemudian berintegrasi dengan Rusia.

Rogozin menyebut bahwa pemerintah Rusia tidak mempertimbangkan pemberian sanksi tandingan karena menilai bahwa sansi yang diberikan Amerika Serikat dan Uni Eropa bukan merupakan hal yang serius.


Sementara itu Kementerian Luar Negeri Rusia melalui pernyataan pada hari yang sama menyebut bahwa pihaknya bagaimanapun akan melakukan balasan dalam menanggapi sanksi yang diberikan oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

"Upaya untuk berbicara dengan Rusia melalui bahasa paksaan, untuk mengancam warga Rusia dengan sanksi, tidak mengarah ke mana pun," kata pernyataan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut bahwa saat ini tengah dibahas mengenai respon apa yang tepat untuk menanggapi sanksi tersebut. Akan tetapi tidak dijelaskan lebih spesifik mengenai bentuk respon tersebut.

"Penerapan tindakan pembatasan bukanlah pilihan kita, meskipun, jelas, kami tidak akan membiarkan sanksi yang dikenakan pada kita tanpa respon yang tepat dari pihak Rusia," demikian seperti dilansir the Moscow Time (Rabu, 19/3). [ysa]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya