Berita

Gatot Abdulah Mansyur/net

Politik

Pengganti Jumhur Punya Misi Benahi Kualitas TKI

SELASA, 18 MARET 2014 | 17:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mantan Duta Besar RI untuk Saudi Arabia, Gatot Abdulah Mansyur, akan dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menggantikan Jumhur Hidayat, besok (Rabu, 19/3).

Gatot berjanji memulai tugas barunya dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) TKI baik yang ada di luar negeri maupun yang sedang dalam posisi masih sebagai calon TKI.

Dikutip dari setkab.go.id, ia menjelaskan, masalah terhadap TKI di luar negeri sering timbul karena kualitas SDM sangat lemah. Dari 1,2 juta orang, 70 persen hanya tamat SD, tidak tamat SD, dan buta huruf.


"Jadi kita perbanyak pelatihan-pelatihan untuk membekali mereka dengan keterampilan," kata Gatot Abdulah Mansyur usai bertemu Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam di Jakarta, Selasa (18/3).

Ditegaskannya, dalam program 100 hari pertama dia akan menginventaris masalah, memetakan potensi TKI, dan melakukan kebijakan-kebijakan segar demi perbaikan BNP2TKI.

Pemberhentian Jumhur Hidayat berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 39/M Tahun 2014 yang ditandatangani oleh Presiden SBY pada 11 Maret 2014.

Sedangkan Jumhur sendiri, dalam keterangan persnya kemarin, menyatakan bahwa Gatot Abdullah Mansur sebagai penggantinya yang ditunjuk Presiden SBY, memiliki kredibilitas dalam mengurus TKI.

Jumhur dicopot tak lama setelah dia mendeklarasikan dukungan kepada PDI Perjuangan atas nama Aliansi Rakyat Merdeka. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya