Berita

Kiai Dukung Gus Romli Presiden 2014-2019

SELASA, 18 MARET 2014 | 01:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ekonom senior DR. Rizal Ramli yang dicalonkan sebagai presiden 2014 mendapat banyak dukungan dari para kiai Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Barat. Mereka berharap presiden Indonesia berikutnya merupakan santri Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Perlu diberikan pemahaman kepada umat, pemimpin hasil pemilu nanti diharapkan dari kalangan Nahdliyin terutama yang lama nyantren dengan Gus Dur," ujar pengasuh pondok pesantren di Cianjur, Kiai Nanang, di sela Saresehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendikiawan di Pesantren Darul Ma'arif, Margaasih, Bandung, Sabtu (15/3).

Menurutnya, Rizal Ramli merupakan santri Gus Dur yang layak diperjuangkan memimpin bangsa periode 2014-2019. Menteri Perekonomian era Pemerintahan Gus Dur yang di kalangan Nahdliyin disapa Gus Romli itu memiliki komitmen dan perjuangan jelas terhadap nasib rakyat kecil, serta mewujudkan kedaulatan bangsa dan negara.


"Siapa presiden yang harus dipilih di 2014? Rizal Ramli mesti 'digoreng' terus, supaya pemimpin yang diharapkan terpilih sungguh-sungguh penerus dan bisa melaksanakan apa yang diperjuangkan Gus Dur dulu," imbuhnya.

Dukungan senada disampaikan pengasuh pondok pesantren Aulia Bogor, Saefullah. Dalam acara yang dihadiri 300 ulama, cendikiawan dan pengasuh pondok pesantren itu dia menyampaikan harapan agar Rizal Ramli benar-benar maju di pilpres.

"Pak Rizal langsung nyalon saja supaya kita bisa langsung milih. Saya berharap anda jadi presiden," ucapnya.

Sementara itu, Kiai Mamun Nawawi dari pesantren Al Hidayah Bekasi berharap ulama bersatu menjadi kekuatan moral di tengah kebingungan dan kegamangan umat. Umat perlu diberi arahan siapa pemimpin yang layak dipilih dalam pemilu nanti.

"Pak Rizal, selamat berjuang," demikian Kiai Mamun. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya