Berita

Cawapres Jokowi Ekonom Tangguh Pelawan Neolib

SENIN, 17 MARET 2014 | 19:03 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum memutuskan siapa cawapres pendamping Jokowi dalam pilpres Juli 2014. Namun, dari signal yang yang ada, siapa yang bakal dipinang sudah jelas.

"Sepertinya ekonom tangguh yang memiliki rekam jejak panjang dalam melawan neoliberalisme yang akan dipilih jadi cawapres Jokowi," ujar peneliti Lingkar Studi Perjuangan (LSP) I Gede Aradea Permadi Sandra kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Senin, 17/3).

Signal pertama, Jokowi memilih rumah Si Pitung sebagai tempat deklarasi pencapresannya. Jokowi menyatakan tempat tersebut dipilih sebagai simbol perlawanan. Sementara Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan bahwa kriteria utama pendamping Jokowi adalah figur yang mampu mengimplementasikan nilai-nilai Tri Sakti Bung Karno: Berdaulat di bidang politik; Berdikari di bidang ekonomi; dan Berkepribadian di bidang budaya.


Dari signal-signal ini, cawapres yang bakal dipilih PDIP dan Jokowi bukan orang yang bersikap abu-abu terhadap neolib atau bahkan terang-terangan menjadi pendukung neoliberalisme.

"Kalau yang demikian yang dipilih sangat jauh dari cita-cita Bung Karno atau bahkan si Pitung sendiri," demikian Gede.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya