Berita

Parpol Jangan Ngotot, Cari Capres Hebat untuk Lawan Jokowi

SENIN, 17 MARET 2014 | 16:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Calon Presiden DR. Rizal Ramli menyambut positif pencapresan Jokowi oleh PDIP. Pasalnya, langkah tersebut telah mengubah peta politik Indonesia jelang pemilu 2014.  

"Partai-partai lain harus mulai memikirkan, mencari dan mencalonkan tokoh-tokoh yang juga hebat," kata Rizal Ramli dalam acara Mimbar Pemimpin Indonesia (Mimpi) di Gedung Ikatan Alumni Universitas Padjajaran, Bandung (Sabtu, 15/3).

Menurut Menteri Perekonomian era Pemerintahan Gus Dur ini, jika partai politik tetap ngotot mencapreskan tokoh yang tidak hebat, maka bisa dipastikan pilpres akan berjalan tidak dinamis, karena rakyat tidak punya pilihan lain.


"Kalau partai-partai masih ngotot mencalonkan ketua umumnya (padahal tidak hebat), sudah pasti akan merugi (kalah)," imbuh dia,

Karena itu menurut dia, partai-partai politik di luar PDIP harus mencalonkan figur kuat sekalipun figur tersebut berasal dari luar partai.

"Cari tokoh lain yang bisa mengubah Indonesia,d engan begitu kompetisi presiden tahun ini betul-betul membawa manfaat bagi rakyat," imbuh ekonom senior yang pernah menjabat Menko Ekuin era Pemerintahan Gud Dur ini.

Menurut Rizal Ramli, perlu ada kandidat yang tidak sekadar berhasil mendapat simpati dan disenangi rakyat tapi juga memiliki kemampuan merubah mimpi rakyat menjadi kenyataan.

"Bagus ada kandidat yang disenengin rakyat, tapi juga penting ada kandidat dengan kepemimpinan operasinal sehingga bisa mengubah mimpi rakyat jadi kenyataan. Memang ada pertanyaan apakah (Jokowi) bisa merubah mimpi rakyat Indonesia menjadi realitas. Karena itu saya kira, perlu ada figur yang memiliki kepemimpinan operasional," demikian Rizal Ramli.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya