Berita

Ismed Hasan Putro/net

Politik

RNI dan Bulog Bersinergi, Kemendag Jangan Izinkan Impor

SENIN, 17 MARET 2014 | 15:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Badan Urusan Logisitik (Bulog) telah menjalankan kesepakatan jual-beli Gula Tebu sebanyak 12.000 ton dengan harga Rp. 8.600 per kilogram. Kesepakatan ini diharapkan mendorong terjadinya pembentukan harga yang lebih baik bagi produsen maupun konsumen.

RNI berkomitmen untuk mendukung Bulog dalam menjaga Cadangan Gula Nasional pada tahun 2014 ini dengan memasok sebanyak 150.000 ton gula hasil produksi 2013-2014.

Sebagai upaya untuk merealisasikan komitmen Bulog sebagai stabilisator dan penyangga harga gula nasional, Direktur Utama PT RNI, Ismed Hasan Putro, menegaskan bahwa RNI berkomitmen kuat untuk bersinergi dengan Bulog dalam memasok Gula Tebu produksi RNI.


"Selain tentu saja akan terus mencadangkan gula untuk kebutuhan ritel melalui Waroeng Rajawali dan Rajawali Mart serta Mart modern lainnya yang sudah bekerjasama dengan RNI," katanya dalam pernyataan tertulis kepada redaksi (Senin, 17/3).

Terkait dengan sinergi Bulog dan RNI, Ismed menyatakan, sebaiknya Kementerian Perdagangan tidak tergesa-gesa untuk mengizinkan impor gula kristal putih, sebelum seluruh gula yang ada di RNI dan PTPN habis terserap.

Langkah bijak dari Kemendag diperlukan untuk tidak membuat harga gula semakin terpuruk dan petani tebu semakin terbantai di ladang tebunya karena kerugian.

"Dalam jangka panjang, pemerintah perlu tetap menjaga harapan dan semangat petani tebu agar mereka masih berkeinginan menanam tebu untuk terwujudnya Indonesia yang Berdikari dan berdaulat pangan. Jangan terlalu laten tersandera oleh kepentingan pragmatis impor," tutup Ismed. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya