Berita

ilustrasi/net

Ribuan Orang Banjiri Pameran Pendidikan Selandia Baru di Jakarta

SENIN, 17 MARET 2014 | 06:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Dalam rangka mempererat kerjasama bilateral dengan Indonesia, Selandia Baru menyediakan sebanyak 50 beasiswa kepada para pencari gelar master dan doktoral Indonesia di Selandia Baru tahun ini.

Ribuan orang membanjiri Ballroom Grand Hyatt, Jakarta pada Minggu (16/3) untuk menghadiri pameran pendidikan Selandia Baru, yang diselenggarakan oleh badan pemerintah Selandia Baru yang mempromosikan dan mewakili pendidikan negara di tenggara Australia itu secara internasional, Education New Zealand (ENZ).

Menteri Pendidikan Tinggi, Ketenagakerjaan, dan Keterampilan Selandia Baru Steven Joyce hadir membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa Selandia Baru memberikan banyak kelebihan bagi pelajar Indonesia.


Salah satunya, Selandia Baru adalah tempat yang tepat untuk mendapatkan sistem edukasi kelas dunia yang berbahasa Inggris. Di sana  juga terdapat sebanyak 8 universitas negeri yang semuanya masuk ke dalam Top 500 World Class University.

"Selain itu, kami juga mengedepankan inovasi dan kreativitas dalam pendidikan, dengan kondisi negara relatif aman, multikultural, dan indah, adalah pengalaman yang luar biasa untuk dapat bekerjasama dengan para mahasiswa dari seluruh dunia, termasuk Indonesia dan ASEAN," imbuhnya.

Pemerintah Selandia Baru juga  menawarkan proses imigrasi yang mudah, serta memperbolehkan pelajar bekerja sampingan sebanyak yang mereka kehendaki antara 20-40 jam per minggu.

Manajer Pemasaran ENZ Yenny Chen mengaku kaget atas antusiasme masyarakat dalam mengunran pendidikan yang sehari sebelumnya juga dihelat di Surabaya itu. Diakui Yenny, pihaknya telah menerima  sebanyak 3.000 orang yang mendaftarkan diri secara online untuk mengikut seleksi beasiswa.

"Tapi antusiasme di acara ini, anda bisa lihat sendiri antriannya," ujar Yenny sembari menunjuk antrian masuk pameran. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya