Berita

Akhirnya, Rakyat Krimea Memilih Ukraina atau Rusia

MINGGU, 16 MARET 2014 | 20:02 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rakyat Krimea sejak pagi hari berbondong-bondong mendatangi TPS untuk memberikan suara dalam referandum yang digelar demi menentukan nasib republik otonom itu, tetap bersama Ukraina atau bergabung dengan Rusia.

Diharapkan hasil referandum ini akan diketahui besok (Senin, 17/3). Apapun hasilnya akan menentukan geopolitik di Eropa dan dunia.

Perdana Menteri Krimea, Sergey Aksyonov, dalam pernyataan yang direkam sebelum pemilihan, mengajak seluruh rakyat Krimea memberikan suara dalam refenerandum ini.


"Mata seluruh dunia tengah melihat kita," ujar Aksyonov.

Ukraina, sebutnya, harus hidup bebas di dunia dan menjalin hubungan persahabatan dengan semua negara.

Ketua Komisi Pemilihan di Perevalnoye, Svetlana Kalisetskaya, kepada CNN mengatakan bahwa dibandingkan dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya, referandum kali ini berlangsung lebih hangat dan bersahabat.

Seorang pemilih, Grigory Illarionovich, mengatakan dirinya mendukung pemisahan Krimea dengan Ukraina.

"Saya mengembalikan Krimea untuk Ukraina. Mengembalikan apa yang pernah diambil Khrushchev," ujarnya.

Krimea yang berada di semenanjung Laut Hitam adalah bagian dari Rusia sampai pada tahun 1954 memberikannya kepada Ukraina yang ketika itu merupakan bagian dari Uni Soviet. Di tahun 1991 Uni Soviet bubar dan Ukraina membawa pergi Krimea. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Kapolri Resmikan Laboratorium Uji Seragam untuk Tingkatkan Perlindungan

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:17

MK Tolak Gugatan UU IKN, Ibu Kota RI Tetap Jakarta

Rabu, 13 Mei 2026 | 00:00

Menhut Gaungkan Pengakuan Hutan Adat di Markas PBB

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Rupiah Babak Belur, BI Kembali Sebut Kebutuhan Dolar Membludak

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:12

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat Diduga jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba Kelas Kakap

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:49

Laut dan Manusia Harus Saling Menjaga

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:39

Bleng-Blengan Sawah Blora, Cara Lama Petani Usir Tikus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:28

Peradilan Berjalan, GMNI Tetap Minta Dibentuk TGPF Kasus Andrie Yunus

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:16

Menkop dan Wakil Panglima Kompak Kawal Operasional Kopdes

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10

Masa Depan Hotel Mewah dan Pariwisata di Indonesia Tourism Xchange 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 22:01

Selengkapnya