Berita

Akbar Tandjung Tegaskan Benar-benar Bersedia Jadi Cawapres

MINGGU, 16 MARET 2014 | 02:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ancaman terhadap pencapresan Aburizal Bakrie alias Ical dari kalangan internal nyata adanya. Niat Akbar Tandjung turun ke gelanggang Pilpres 2014 bukan main-main. Kemarin, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar itu kembali menegaskan bersedia maju sebagai calon wakil presiden dari partai lain.

"Dalam posisi saya yang punya pengalaman politik panjang baik di lembaga politik, di organisasi, di pemerintahan dan pernah menempati berbagai jabatan, wajar saja saya katakan saya bersedia," kata Akbar dalam acara Mimbar Pemimpin Indonesia (Mimpi) di Gedung Ikatan Alumni Universitas Padjajaran, Bandung (Sabtu, 15/3).

Dalam sepekan terakhir, Akbar setidaknya sudah dua kali menyampaikan keinginan maju sebagai cawapres dari partai lain. Ketika disampaikan pertama kali, manuver Akbar ini membuat panas kuping elit Golkar. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Fadel Muhammad, misalnya, menyebut manuver Akbar akan memecah suara Golkar sehingga perolehan suara  Ical di pilpres rontok. Bukan hanya suara Ical, kata Fadel, bahkan suara Golkar di Pileg juga akan rontok.


Akbar membantah dirinya ambisius dan rakus kekuasaan karena Golkar sudah punya capres. Dia menegaskan keputusannya turun ke gelanggang pilpres didasari atas keinginan membangun negara dengan tulus.

"Saya tidak melakukan gerakan-gerakan misalnya melakukan pendekatan-pendekatan ke partai politik agar mereka mengajak atau mencalonkan saya. Sama sekali tidak," imbuh Akbar yang pernah menjabat Ketua DPR RI.

Akbar tak memungkiri keinginan bersedia dipinang menjadi cawapres partai lain bermula dari beredarnya hasil penelitian terbaru sebuah lembaga survei yang menempatkan dirinya sebagai salah satu tokoh potensial menjadi cawapres di pilpres 2014. Hasil riset tersebut seperti menjadi suntikan lain bagi mantan Ketua Umum Partai Golkar itu untuk meneguhkan niatnya ikut kompetisi capres/cawapres.

Akbar pun menebar janji andai jadi diusung sebagai cawapres dan memenangkan pilpres nanti, maka dirinya akan menjalankan amanah tersebut.

"Bilamana saya mendapatkan kepercayaan, saya akan gunakan kepercayaan itu sepenuhnya agar misi saya (membangun negara) berhasil," pungkas Akbar.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya